‎MUSRENBANG PAYA TEUNGOH RUMUSKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN 2026, MAHASISWA KPM UIN SUNA KELOMPOK 52 IKUT TERLIBAT

‎MUSRENBANG PAYA TEUNGOH RUMUSKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN 2026, MAHASISWA KPM UIN SUNA KELOMPOK 52 IKUT TERLIBAT
Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 52. menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Gampong (Musrenbang) di Meunasah setempat, Rabu (12/11/2025). - Foto : Dok. Sity

‎ACEH UTARA – Pemerintah Gampong Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keramat, Aceh Utara, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Gampong (Musrenbang) di Meunasah setempat, Rabu (12/11/2025). Agenda tahunan ini digelar untuk menetapkan arah pembangunan serta menyusun program prioritas gampong tahun 2026.

‎‎Kegiatan berlangsung dengan melibatkan perangkat gampong, tokoh masyarakat, pemuda, kader PKK, pendamping desa, serta mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 52. 

‎‎Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan terarah.

‎‎Musrenbang berjalan dinamis. Para peserta memberikan masukan terkait sektor infrastruktur, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Sejumlah program prioritas pun disepakati, antara lain pembersihan saluran parit gampong, rehabilitasi bendungan irigasi, pengadaan perlengkapan PKK, pemasangan jaringan listrik dan sumur bor, bantuan langsung tunai, program ketahanan pangan, serta pelatihan moral masyarakat.

‎‎Sebanyak 78 persen Dana Desa (DD) direncanakan dialokasikan untuk mendukung program-program tersebut, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

‎Geuchik Paya Teungoh, Bakhtiar, dalam sambutannya menyebut Musrenbang sebagai momentum penting pemersatu aspirasi warga. “Kita berharap seluruh usulan yang disepakati benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat direalisasikan secara maksimal tahun depan,” ujarnya.

‎‎Musrenbang juga dihadiri Camat Simpang Keramat, perwakilan DPMG Aceh Utara, serta Pendamping Desa Dahrami, yang memberikan arahan teknis terkait penggunaan Dana Desa agar tetap sesuai dengan prioritas nasional dan kebutuhan gampong.

‎‎Mahasiswa KPM UIN Suna Kelompok 52 ikut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka membantu administrasi, dokumentasi, serta penyusunan laporan musyawarah. Selain itu, mereka memberikan pandangan mengenai penguatan kapasitas masyarakat dan pengelolaan lingkungan.

‎‎Ketua Kelompok 52, Muhammad Haikal Alif, menyampaikan pengalaman berharga yang mereka dapatkan. “Melalui Musrenbang, kami melihat langsung bagaimana masyarakat menentukan arah pembangunan gampong. Ini menjadi pelajaran penting bagi kami dalam memahami proses pembangunan desa,” ujarnya.

‎Pemerintah gampong turut mengapresiasi kehadiran mahasiswa. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KPM. Mereka membantu mendokumentasikan kegiatan dan memperlancar jalannya Musrenbang,” kata Abdurrahman, salah satu perangkat gampong.

‎Dengan tersusunnya berbagai usulan prioritas tersebut, masyarakat Paya Teungoh berharap pembangunan tahun 2026 dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan dan memberi dampak nyata bagi kemajuan gampong. [ ]