LIMA Saweu Sikula di SMA Negeri 1 Matangkuli, Ajak Siswa Berani Lanjut Kuliah

LIMA Saweu Sikula di SMA Negeri 1 Matangkuli, Ajak Siswa Berani Lanjut Kuliah
Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA) menggelar kegiatan Saweu Sikula. - Foto : Dok. Penulis

Aceh Utara – Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA) menggelar kegiatan Saweu Sikula (kunjungan sekolah) di SMA Negeri 1 Matangkuli, Kamis (22/1/26). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan pengabdian mahasiswa terhadap dunia pendidikan, sekaligus upaya membuka wawasan siswa tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, LIMA menyampaikan sejumlah materi edukatif, mulai dari pengenalan kuliah vokasi dan non-vokasi, simulasi kehidupan mahasiswa sehari, hingga presentasi studi kasus yang dikerjakan oleh kelompok siswa. Metode ini dirancang agar peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga memperoleh gambaran langsung tentang dunia perkuliahan.

Wakil Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli bidang kesiswaan, Faisal, menilai kegiatan Saweu Sikula sebagai langkah positif yang patut dilakukan mahasiswa, khususnya mahasiswa asal Matangkuli. 

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial mahasiswa dalam membimbing adik-adik pelajar agar berani bermimpi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Dalam kesempatan itu, Faisal turut memperkenalkan salah satu anggota LIMA yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Matangkuli. Meski berasal dari latar belakang yatim piatu, alumni tersebut mampu melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

“Laki-laki itu tidak dinilai dari tampangnya, tetapi dari kecerdasannya dalam berpikir dan mengambil keputusan untuk masa depan,” ujar Faisal.

Sementara itu, Ketua Divisi Pendidikan, Riset, dan Kebudayaan LIMA, Alzi, mengatakan kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari siswa. Ia menyebut selama ini masih banyak keterbatasan dan persoalan yang menjadi faktor rendahnya minat melanjutkan kuliah. 

Namun setelah mengikuti kegiatan ini, semangat siswa berubah karena telah memahami jalur dan pilihan pendidikan setelah lulus sekolah.

Sebagai penutup kegiatan, LIMA menggelar lomba presentasi studi kasus antar kelompok siswa. Foto bersama para pemenang lomba menjadi simbol apresiasi atas keberanian, kreativitas, serta pemahaman peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian Saweu Sikula.

Melalui kegiatan ini, LIMA berharap Saweu Sikula dapat terus menjadi langkah nyata dalam melahirkan generasi Matangkuli yang berpendidikan, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang lebih cerah.[]