Puluhan Gajah Liar Rusak Kebun Warga di Aceh Timur
ACEH-MEDAN TIMUR – Puluhan gajah liar merusak kebun milik warga di Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada Senin (3/2/25) malam.
Kebun yang terdampak meliputi tanaman kelapa sawit, pinang, dan cokelat. Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Muntasir Ramli, menyatakan bahwa laporan mengenai gangguan satwa liar itu diterima sekitar pukul 22.30 WIB.
“Tadi malam kami menerima laporan tersebut. Penjabat Bupati Aceh Timur, Amrullah M. Ridha, langsung berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, yang kebetulan sedang berada di wilayah Aceh Timur,” ujar Muntasir.
Ia menjelaskan bahwa BKSDA membagi tim menjadi dua untuk menangani konflik satwa liar yang terjadi bersamaan, yakni gajah di Kecamatan Peunaron dan harimau di Kecamatan Indra Makmur.
“Kami mengapresiasi langkah cepat BKSDA dalam membantu warga Aceh Timur. Berkat upaya tersebut, gajah dapat dikendalikan dan diarahkan kembali ke kawasan hutan,” tambahnya.
Muntasir juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan dalam jangka panjang guna mencegah konflik antara manusia dan satwa liar di masa mendatang.

