Dekranasda Lhokseumawe Resmi Dikukuhkan, Yulinda Sayuti Siap Dorong Transformasi Kerajinan Lokal

Dekranasda Lhokseumawe Resmi Dikukuhkan, Yulinda Sayuti Siap Dorong Transformasi Kerajinan Lokal
Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe Masa Bakti 2025–2030 di Aula Kantor Walikota Lhokseumawe. - Foto : Dok. Forkopim lsw

Lhokseumawe, (28/06/25) — Komitmen untuk memajukan industri kerajinan di Kota Lhokseumawe memasuki babak baru dengan dikukuhkannya Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe Masa Bakti 2025–2030. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, dalam sebuah prosesi resmi di Aula Kantor Wali Kota.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, beserta jajaran, Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, unsur Forkopimda, pejabat daerah, organisasi wanita, serta para tokoh masyarakat dan mitra penggerak UMKM lainnya.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan pentingnya membangun industri kerajinan sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal. “Lhokseumawe memiliki potensi kerajinan yang besar. Saatnya kita dorong melalui pelatihan, pendampingan, dan akses pasar agar produk kita mampu bersaing secara nasional hingga global,” tegasnya.

 

Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepengurusan yang baru, dan berharap adanya sinergi antarwilayah dalam membina para perajin. Penyerahan Surat Keputusan dan penyematan pin kepada pengurus menjadi simbol penguatan kolaborasi antarlembaga.

 

Ny. Yulinda Sayuti dalam arahannya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara kompak dan inovatif demi menjawab tantangan perkembangan dunia usaha kreatif. “Mari kita jadikan Dekranasda bukan hanya sebagai simbol kelembagaan, tetapi sebagai kekuatan nyata dalam mendorong UMKM naik kelas dan memperluas akses pasar bagi para perajin,” ujar Yulinda.

 

Ia juga menekankan pentingnya kerja lintas sektor dalam mendukung program-program strategis yang akan dirancang, termasuk pelatihan SDM, fasilitasi legalitas, akses permodalan, hingga promosi digital.

 

Dengan kepengurusan yang baru, Dekranasda Lhokseumawe diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi tumbuhnya kerajinan lokal yang lebih modern, berdaya saing, dan memberdayakan masyarakat.