Samadiah dan Pengajian Warga Keureusek Berlangsung Khusyuk, Mahasiswa KPM UIN Suna Ikut Berpartisipasi

Samadiah dan Pengajian Warga Keureusek Berlangsung Khusyuk, Mahasiswa KPM UIN Suna Ikut Berpartisipasi
Suasana malam Minggu, 8 November 2025, di bale Gampong Keureusek, Kecamatan Kuta Makmur, tampak khusyuk dan dipenuhi kehangatan kebersamaan. - Foto : Dok. Penulis

‎ACEH UTARA — Suasana malam Minggu, 8 November 2025, di bale Gampong Keureusek, Kecamatan Kuta Makmur, tampak khusyuk dan dipenuhi kehangatan kebersamaan. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 23 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan samadiah serta pengajian rutin bersama ibu-ibu masyarakat setempat.

‎‎Kegiatan yang berlangsung sederhana namun bermakna itu diawali dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan doa samadiah yang dipimpin salah satu tokoh agama gampong.

‎Setelah salat Isya berjamaah, acara dilanjutkan dengan kajian singkat bertema tauhid, berisi pesan-pesan moral, keislaman, dan ajakan untuk memperkuat nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

‎Kehadiran mahasiswa KPM mendapatkan sambutan hangat dari warga. Para ibu-ibu menyampaikan rasa senang karena generasi muda masih mau ikut terlibat dalam kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Aceh.

‎‎Salah satu mahasiswa KPM menyampaikan bahwa keterlibatan mereka bukan hanya sebagai bentuk pengabdian sosial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat.

‎‎"Melalui kegiatan samadiah dan pengajian seperti ini, kami semakin memahami tradisi keislaman masyarakat Aceh, sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan warga," ungkapnya.

‎Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Gampong Keureusek menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa yang dengan penuh antusias bergabung dalam kegiatan keagamaan gampong. Ia berharap silaturahmi antara warga dan mahasiswa dapat terus terjalin selama masa pengabdian berlangsung.

‎‎Kegiatan samadiah dan pengajian rutin ini ditutup dengan doa bersama, meninggalkan suasana keakraban yang semakin menguatkan hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Keureusek.[]