Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 51 Laksanakan KPM di Desa Pase Sentosa, Kecamatan Simpang Keuramat

Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 51 Laksanakan KPM di Desa Pase Sentosa, Kecamatan Simpang Keuramat

Sebanyak 11 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dari Kelompok 51 memulai perjalanan menantang menuju Gampong Pase Sentosa, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, untuk menjalankan program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang berlangsung selama sebulan, mulai 6 November hingga 9 Desember 2025 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Bapak Syarboini, M.A.

Kedatangan mahasiswa disambut hangat oleh Geuchik Pase Sentosa, Heryamsyah, bersama perangkat desa serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Geuchik Heriyamsyah menyampaikan rasa syukur atas kehadiran mahasiswa UIN SUNA yang memilih desanya sebagai lokasi pengabdian.

"Kami sangat berterima kasih kepada pihak kampus serta mahasiswa yang sudah memilih Pase Sentosa sebagai lokasi KPM. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat setempat," ujarnya.

KPM yang diselenggarakan tahun ini, mengusung tema “Menata Potensi Menuju Gampong Mandiri yang Berkearifan Lokal dan Nilai Islami”. Akses menuju lokasi KPM menghadirkan pengalaman tersendiri bagi para mahasiswa. Akses menuju Gampong Pase Sentosa didominasi oleh jalan berbatu dan tanah, di mana sebagian besar jalurnya belum dilapisi aspal yang memadai. Kondisi jalan dengan tingkat kemiringan yang bervariasi layaknya wilayah perbukitan menuntut kewaspadaan ekstra bagi peserta KPM, sebab tanjakan dan turunan sering kali menjadi tantangan dalam perjalanan menggunakan kendaraan. Meski demikian, pemandangan alam di sepanjang perjalanan menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semangat mahasiswa untuk mengabdi.

Kelompok 51 terdiri dari 11 mahasiswa lintas jurusan, meliputi empat laki-laki dan tujuh perempuan. Mereka antara lain Muhammad Ihsan sebagai ketua kelompok, Zainadi Sutra sebagai wakil ketua, Muhammad Habib Fadhillah, Hafidz Sihotang, Gita Prameswari, Sriminta Aisyah Zahra, Dinanda Minta Della, Fatimah Zuhra, Hilda Sari, Sari Ramadani, dan Riska Kurnia Adelia Tanjung.

Dalam pelaksanaan KPM, mahasiswa diajak berbaur dengan masyarakat, berperan aktif menggali potensi lokal dan mengedukasi nilai-nilai sosial Islam. Geuchik Desa Pase Sentosa, Heriamsyah mengapresiasi ketangguhan mahasiswa dan menyampaikan harapan agar seluruh program kerja dapat terlaksana dengan maksimal sekalipun menghadapi kendala akses.

“Kondisi jalan memang menantang, tetapi semangat mahasiswa tetap tinggi. Setiap hari mereka belajar langsung dari masyarakat dan lingkungan sekitar. Hal ini akan sangat mendukung pengembangan karakter serta wawasan mereka,” ujarnya.

Selama program KPM, Kelompok 51 berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan mulai dari edukasi keagamaan hingga proyek pemberdayaan masyarakat. Fokus utama mereka adalah mendukung penguatan karakter, pendidikan, dan pengembangan potensi lokal, sekaligus membuka wawasan tentang kehidupan desa dan pentingnya gotong royong serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan.