Mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe Kelompok 38 Laksanakan KPM di Gampong Guha Uleue
Aceh Utara – Sebanyak 11 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe yang tergabung dalam Kelompok 38 resmi melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Gampong Guha Uleue, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, mulai 6 November hingga 9 Desember 2025, dengan mengusung tema “Menata Potensi Menuju Gampong Mandiri yang Berkearifan Lokal dan Bernilai Islami.”
Kelompok 38 terdiri dari 11 mahasiswa, yakni 3 laki-laki dan 8 perempuan dari berbagai jurusan di lingkungan UIN SUNA Lhokseumawe. Mereka adalah:
Adly Riski Romadhani, Muhammad Khadani, Muhammad Hafidz Al-Zikri, Nazliyah Fitri, Munawwarah, Husna Wahida, Wilda Asyura, Annisya Nurjaijah Lingga, Munawarah, Putri Purnama Sari
Ketua Kelompok 38, Muhammad Khadani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk belajar langsung di tengah masyarakat.
“Kami ingin berkontribusi secara nyata bagi masyarakat Gampong Guha Uleue, terutama dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal. Melalui program ini kami juga belajar tentang nilai kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Husaini, M.Kom.I, berharap para mahasiswa dapat menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab dan semangat keislaman.
“KPM bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, tapi juga ajang menanamkan nilai-nilai sosial dan spiritual. Mahasiswa diharapkan mampu membawa manfaat serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Geuchik Gampong Guha Uleue, Abdullah, menyambut baik kehadiran mahasiswa dari UIN SUNA Lhokseumawe.
“Kami sangat senang dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga bagi mereka,” tuturnya.
Selama satu bulan pelaksanaan KPM, mahasiswa Kelompok 38 akan menjalankan berbagai program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi keagamaan, pendidikan, dan pengembangan potensi lokal dengan nilai-nilai islami. [ ]

