KNPI Aceh Utara Gelar Dialog Kepemudaan, Bahas Konsolidasi Pemuda untuk Aceh Utara Bangkit

KNPI Aceh Utara Gelar Dialog Kepemudaan, Bahas Konsolidasi Pemuda untuk Aceh Utara Bangkit
Firdaus Noezula (Komisaris Independen PT. PEMA Perseroda) mengisi materi pada kegiatan dialog kepemudaan yang diadakan oleh KNPI Aceh Utara. - foto : dok. Ist

ACEH UTARA – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Utara menggelar Dialog Kepemudaan di Aula Setdakab Aceh Utara, Rabu (20/8/25). Kegiatan ini menjadi rangkaian dari agenda konsolidasi jelang Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Aceh Utara.

Dialog tersebut mengusung tema “Konsolidasi Pemuda dalam Mewujudkan Aceh Utara Bangkit”dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Mereka adalah Firdaus Noezula, ST., M.Si. (Komisaris Independen PT. PEMA Perseroda), Subchan Saputra, S.Sos.I., M.Ag. (Wakil Ketua Bidang Organisasi KNPI Aceh), Muhammad Rizal, S.E. (Wakil Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara), serta Abdul Hamid, S.Pi. (Sekjen Gepeubud Aceh, Young Ambassador Agriculture Kementan RI 2025 & Owner Mitraqu Farm).

Ketua Panitia, Zulfikar, S.P., M.Si., dalam laporannya menyebutkan bahwa dialog ini dimaksudkan untuk membuka ruang diskusi bagi generasi muda dalam menyampaikan gagasan dan merumuskan peran pemuda dalam pembangunan daerah. “Pemuda harus hadir dengan gagasan yang segar. Konsolidasi bukan hanya soal organisasi, tetapi juga kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam paparannya, para narasumber menyoroti pentingnya soliditas pemuda di tengah tantangan global, peran generasi muda dalam pengembangan ekonomi daerah, hingga langkah strategis mendorong lahirnya wirausahawan muda yang berdaya saing.

Firdaus Noezula menilai diskusi ini sangat positif dan bermanfaat dalam rangka konsolidasi pemuda untuk mendukung pembangunan Aceh Utara. Menurutnya, pemuda harus selalu mengambil peran nyata di tengah masyarakat. “Dengan sinergi antara pemuda dan pemerintah, insyaAllah akan menjadi kunci suksesnya pembangunan jangka panjang di Aceh Utara,” ungkapnya.

Sementara itu, Subchan Saputra, mewakili DPD KNPI Aceh, menegaskan perlunya kebangkitan organisasi kepemudaan di Aceh Utara. “KNPI harus kembali aktif. Pemuda Aceh Utara harus mampu berdiri di garda terdepan untuk mewujudkan perubahan positif di daerah ini,” katanya.

Dialog kepemudaan ini mendapat apresiasi dari peserta, baik dari kalangan pengurus KNPI tingkat kabupaten, pimpinan kecamatan, maupun organisasi kepemudaan yang hadir. Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi wadah pertukaran ide serta aspirasi demi terwujudnya Aceh Utara Bangkit.