‎Mahasiswa KPM UIN Suna Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pengenalan Kampus di SMAN 1 Simpang Keuramat

‎Mahasiswa KPM UIN Suna Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pengenalan Kampus di SMAN 1 Simpang Keuramat
Kelompok 52 menggelar sosialisasi dampak pernikahan dini serta pengenalan kampus kepada siswa SMAN 1 Simpang Keuramat, Kamis (20/11/2025). - Foto : Dok. Penulis

‎ACEH UTARA – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Sulthanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 52 menggelar sosialisasi dampak pernikahan dini serta pengenalan kampus kepada siswa SMAN 1 Simpang Keuramat, Kamis (20/11/2025).

‎‎Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Biologi itu bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terkait risiko pernikahan usia muda sekaligus memberikan informasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Sulthanah Nahrasiyah. Para siswa juga diperkenalkan pada konsekuensi sosial, kesehatan, dan ekonomi yang muncul akibat pernikahan dini.

‎‎Dalam pemaparannya, anggota KPM 52, Alhadi Selian Putra, menyebutkan bahwa pernikahan dini bukan sekadar persoalan individu, melainkan berdampak jangka panjang terhadap pendidikan dan masa depan remaja.

‎‎“Pernikahan dini sering memicu putus sekolah dan menurunnya kualitas hidup. Kami berharap para siswa dapat mempertimbangkan masa depan secara matang sebelum mengambil keputusan penting,” ujarnya.

‎‎Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan dalam sesi diskusi. Mereka menanyakan langkah pencegahan serta peran lingkungan dalam menekan praktik pernikahan dini di kalangan pelajar.

‎‎Selain materi terkait pernikahan dini, KPM 52 juga memperkenalkan berbagai program akademik di UIN Sulthanah Nahrasiyah. Ketua KPM 52, Muhammad Haikal Alif, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

‎‎“Kami berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberi ruang bagi kami. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi pengetahuan dan membuka wawasan siswa mengenai pentingnya pendidikan tinggi,” katanya.

‎‎Perwakilan KPM 52, Eliza Yanti dan Dewi Prilia Wulandari, turut menjelaskan fasilitas kampus, pilihan program studi, hingga peluang beasiswa yang tersedia bagi calon mahasiswa.

‎‎Kepala SMAN 1 Simpang Keuramat, Yusra Zahra, S.Kh, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa.

‎‎“Selain menambah wawasan tentang pendidikan tinggi, kegiatan ini juga membuka mata siswa mengenai isu sosial seperti pernikahan dini. Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KPM 52,” ujar Yusra.

‎‎Kegiatan ditutup dengan pembagian brosur kampus, bingkisan untuk peserta teraktif, serta sesi foto bersama. KPM 52 berharap sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi generasi muda agar lebih siap menghadapi masa depan dan terus mengejar pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. [ ]