KPM Kelompok 53 UIN Sultanah Nahrasiyah Awali Pengabdian di Gampong Babah Lueng, Wujudkan Semangat SDGs
ACEH UTARA – Kelompok 53 Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe resmi memulai kegiatan pengabdian di Gampong Babah Lueng, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (6/11/2025).
Sebanyak sebelas mahasiswa terlibat dalam program ini, terdiri atas sembilan perempuan dan dua laki-laki, yakni Alvi Rachman Mahfit, Muhammad Zulfikar, Dedek Dhea Fitriana, Siti Jihan Nabila, Cut Annisa, Frita Ramli, Faiza Zikrina, Intan Rindi Purwati, Silvina Zulia, Satia Nadri, dan Selvi.
Pelaksanaan KPM tahun 2025 ini akan berlangsung selama 35 hari, mulai 6 November hingga 9 Desember 2025. Fokus kegiatan diarahkan pada penerapan nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Melalui berbagai program kerja yang telah disusun, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Babah Lueng.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ismaulina, M.Si., Ak., yang turut hadir saat pelepasan mahasiswa di lokasi, menekankan pentingnya menjaga etika dan nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.
“Saya berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta menjadikan pengabdian ini sebagai pengalaman berharga dalam membangun empati dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Geuchik Gampong Babah Lueng, Syukri, menyambut hangat kedatangan para mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah. Ia menilai kehadiran mahasiswa membawa semangat baru bagi masyarakat, terutama dalam hal inovasi dan kegiatan sosial keagamaan.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa di Gampong Babah Lueng. Semoga selama menjalankan pengabdian, mereka dapat berbaur dengan masyarakat dan membantu mengembangkan potensi desa, baik di bidang pendidikan, lingkungan, maupun ekonomi,” ujar Syukri.
Sementara Ketua Kelompok 53, Alvi Rachman Mahfit, turut menyampaikan pesan inspiratif kepada rekan-rekannya.
“Pengabdian bukan tentang menuntut, melainkan tentang memberi. Jangan pernah lelah menjadi solusi. Kita adalah agen perubahan, dan di pundak kitalah harapan Gampong Babah Lueng ini dititipkan,” katanya penuh semangat.
Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial, Kelompok 53 siap mewujudkan pengabdian yang bermakna, berkelanjutan, serta sejalan dengan semangat pembangunan berwawasan SDGs di Gampong Babah Lueng. [ ]

