PMI Salurkan 2.000 Ton Bantuan Logistik ke Aceh
ACEH UTARA — Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan sebanyak 2.000 ton bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Umum PMI Jusuf Kalla kepada Gubernur Aceh Muzakkir Manaf di Gudang Logistik Bantuan Bencana PMI, Desa Payo Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/1/26).
Gubernur Aceh Muzakkir Manaf menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI, pemerintah pusat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu masyarakat Aceh pascabencana.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Mudah-mudahan bermanfaat dan mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan puasa,” ujar Muzakkir Manaf. Ia berharap penyaluran bantuan dapat terus berlanjut hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.
Menurutnya, bantuan logistik tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan sosial dan ekonomi di Aceh.
Sementara itu, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu masyarakat terdampak bencana. “Kita harus saling membantu. Ini adalah tanggung jawab sosial kita bersama,” kata Jusuf Kalla.
PMI merinci bantuan yang disiapkan di gudang logistik tersebut, antara lain 500 ton beras, 4.000 unit gerobak sorong, 20.000 pacul, 20.000 sekop, 41 unit mini excavator, 100 unit chainsaw, serta 10.000 paket perlengkapan sekolah.
Selain itu, PMI juga menyalurkan 20.000 paket pakaian yang terdiri dari celana panjang, daster, pakaian dalam, kaus, pakaian pria dan wanita, serta kerudung. Bantuan lainnya meliputi 1,5 juta buku tulis, 535 ribu pulpen, 20.000 paket perlengkapan kebersihan, 1.000 paket peralatan rumah tangga, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Aceh memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menjalani ibadah puasa dengan lebih layak pascabencana.

