Korban Banjir Aceh Utara Bertambah 10 Orang, Total Meninggal Dunia Capai 226 Jiwa

Korban Banjir Aceh Utara Bertambah 10 Orang, Total Meninggal Dunia Capai 226 Jiwa
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil (kiri) dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto (kanan) melihat tumpukan kayu sisa banjir diDesa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Senin (15/12/25). - Foto : Dok. Ist

Aceh Utara - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Utara kembali bertambah. Hingga Jumat (2/1/26), total korban jiwa tercatat mencapai 226 orang, meningkat 10 orang dari data sebelumnya yang berjumlah 216 korban.

Penambahan korban meninggal tersebut masing-masing berasal dari Kecamatan Langkahan sebanyak sembilan orang dan satu orang dari Kecamatan Tanah Pasir. Data tersebut dihimpun melalui laporan keuchik di tingkat gampong, diteruskan ke kecamatan, dan direkap oleh Pusat Informasi Posko Bencana Banjir Kabupaten Aceh Utara.

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil yang akrab disapa Ayahwa, membenarkan adanya penambahan jumlah korban jiwa tersebut. Ia menyebutkan, hingga saat ini Aceh Utara menjadi daerah dengan jumlah korban meninggal terbesar akibat bencana banjir dan longsor di kawasan Aceh dan sekitarnya.

“Berdasarkan data terbaru yang telah diverifikasi, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir besar akhir 2025 di Aceh Utara kini mencapai 226 orang,” ujar Ayahwa.

Ia menambahkan, hingga saat ini masih terdapat enam orang korban yang dilaporkan hilang dan belum ditemukan. Proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama relawan dan aparat terkait.

Menurut Ayahwa, pendataan korban masih terus berjalan, tidak hanya terkait korban jiwa, tetapi juga kerusakan infrastruktur serta warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

“Pendataan terus kami lakukan secara berjenjang agar seluruh data akurat dan dapat menjadi dasar penanganan serta pemulihan pascabencana,” pungkasnya.[]