Raisya Annazira Juara I MTQ Nasional, Ayah Wa Serahkan Honda Scoopy

Raisya Annazira Juara I MTQ Nasional, Ayah Wa Serahkan Honda Scoopy
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil menyerahkan hadiah Honda Scoopy kepada Raisya Annazira, peraih Juara I MTQ Nasional 2026, di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Senin (5/10/26). - Foto : Dok. Ist

ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa tak kuasa menahan haru saat memberikan apresiasi kepada para kafilah berprestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional dan Provinsi Aceh.

Momen emosional itu terjadi saat apel gabungan di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, Senin (5/10/26).

Saat menyampaikan amanat, Ayah Wa tampak berkaca-kaca. Suaranya bergetar ketika mengapresiasi perjuangan para qari dan qariah yang telah mengharumkan nama Aceh Utara di tingkat nasional maupun provinsi.

“Menghargai setiap perjuangan generasi yang menjadikan iman, ilmu, dan prestasi sebagai jalan pengabdian. Kalian telah membuktikan bahwa anak-anak Aceh Utara mampu berdiri sejajar, mampu bersaing, dan mampu menoreh nama Aceh Utara dalam lembaran prestasi,” ujar Ayah Wa.

Menurutnya, prestasi para kafilah memiliki makna penting bagi Aceh Utara, terlebih daerah tersebut memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari peradaban Islam di Nusantara.

“Ketika ayat-ayat Al-Qur'an dilantunkan, yang terdengar bukan sekadar suara yang merdu. Di dalamnya mengalir jejak sejarah dari tanah yang dahulu menjadi pintu masuk cahaya Islam di Nusantara. Dari Samudera Pasai, cahaya itu pernah berlayar menembus lautan, menyapa negeri-negeri, menyalakan ilmu dan peradaban,” katanya.

Ayah Wa berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi semata, tetapi menjadi motivasi bagi generasi muda Aceh Utara untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperkuat nilai-nilai keislaman.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat menjadikan momentum 800 tahun Aceh Utara sebagai pelecut untuk membangun kembali kejayaan peradaban melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan.

“Sejarah kejayaan masa lalu bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dilanjutkan dengan kerja dan prestasi generasi hari ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan hadiah dan bonus kepada para peserta yang berhasil mengukir prestasi.

Salah satunya berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah-hitam yang diserahkan langsung kepada Raisya Annazira, peraih Juara I cabang Hifzil Qur'an Golongan 30 Juz Putri pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Selain sepeda motor, para peserta berprestasi juga menerima bonus uang tunai, piagam penghargaan, serta apresiasi lainnya sesuai dengan capaian masing-masing.

Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, kafilah Aceh Utara mencatat sejumlah prestasi. Raisya Annazira meraih Juara I cabang Hifzil Qur'an Golongan 30 Juz Putri, sedangkan Qaisal Ridha meraih Juara III cabang Khattil Qur'an Golongan Kaligrafi Digital Putra.

Apresiasi juga diberikan kepada Ahyar Ar Rayyan, Nailul A'rifa, Amaliya Ash Shalihah, dan Sych Marzawi yang turut mencatat prestasi pada ajang tersebut.

Sementara pada MTQ XXXVII Aceh Tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya, kafilah Aceh Utara juga berhasil meraih sejumlah gelar juara.

Juara I diraih Nailul A'rifa pada cabang Tartil Putri, Raisya Annazira pada Hifzil Qur'an Golongan 30 Juz Putri, Muhammad Nawal Mubarak pada Tafsir Qur'an Golongan Bahasa Arab Putra, serta Amaliya Ash Shalihah pada Tafsir Qur'an Golongan Bahasa Arab Putri.

Prestasi Juara I lainnya diraih Sych Marzawi pada Khattil Qur'an Golongan Hiasan Mushaf Putra, Ahyar Ar Rayyan pada Khattil Qur'an Golongan Kontemporer Putra, dan Qaisal Ridha pada Khattil Qur'an Golongan Kaligrafi Digital Putra.

Untuk Juara II, diraih Elvina Zuhra pada cabang Hifzil Qur'an Golongan 20 Juz Putri dan Hufaizha Tazkira pada Khattil Qur'an Golongan Kaligrafi Digital Putri.

Sedangkan Juara III diraih Abidzar Al-Ghifari pada cabang Tartil Putra, Shabran Sakura pada Hafalan Hadis Golongan 100 Hadis dengan Sanad Putra, Zahira Husaini pada Hafalan Hadis Golongan 100 Hadis dengan Sanad Putri, serta Bizzaqul Junfi Hanif pada Hafalan Hadis Golongan 500 Hadis tanpa Sanad Putra.

Kemudian Miftahul Jannah meraih Juara III Hafalan Hadis Golongan 500 Hadis tanpa Sanad Putri. Sementara tim Syarhil Qur'an Putra yang terdiri atas Muhammad Al-Walid MZ, Amzar Al-Ehyar, dan Muhammad Luthfi juga meraih Juara III.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Aceh Utara sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda daerah tersebut mampu berprestasi di bidang Al-Qur'an, baik di tingkat provinsi maupun nasional.[]