32 Peserta Ikuti Tahap Akhir Seleksi JPT Pratama Aceh Utara

32 Peserta Ikuti Tahap Akhir Seleksi JPT Pratama Aceh Utara
Peserta seleksi JPT Pratama Aceh Utara mengikuti tahapan seleksi di ruang ujian, Senin (5/10/26). - Foto : Dok. Ist

ACEH UTARA — Sebanyak 32 peserta mengikuti tahapan akhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Tahapan seleksi berupa presentasi makalah, wawancara akhir, dan penelusuran rekam jejak tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (5/10) hingga Rabu (7/10/2026).

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka JPT Pratama Aceh Utara, Dayan Albar, S.Sos., M.A.P., mengatakan tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan peserta yang dinilai memenuhi kualifikasi untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

“Tahapan seleksi ini meliputi presentasi makalah, wawancara akhir, serta penilaian rekam jejak untuk memilih pejabat pimpinan tinggi pratama yang kompeten dan berintegritas di lingkungan Pemkab Aceh Utara,” ujar Dayan, Senin (5/10/2026).

Rangkaian tahapan akhir diawali Senin (5/10) dengan pengarahan dari Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau Ayah Wa.

Pada hari pertama, sebanyak 10 peserta mengikuti seleksi. Mereka yakni Faisal Mulyawan dari Dinas Pertanian dan Pangan, Armia dari Dinas Syariat Islam, Mulyadi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Siti Aisah Br Ginting dari Dinas Pertanian dan Pangan, serta Doni Prabudi dari Sekretariat Daerah.

Selanjutnya, Abdurrahman dari Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Heri Maulana dari Kantor Camat Muara Satu Kota Lhokseumawe, Fauzi Saputra dari Kecamatan Tanah Jambo Aye, Hamdani dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, serta Hanifza Putra dari Kecamatan Kuta Makmur.

Hari kedua, Selasa (6/10), sebanyak 14 peserta dijadwalkan mengikuti tahapan seleksi.

Mereka terdiri atas Fatwa Maulana dari Dinas Perhubungan, Imran dari RSU Cut Meutia, Ismalinda Pase dari Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Joni dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta M Dahlan dari Badan Pendapatan Daerah.

Kemudian M Yunus dari Dinas Pendidikan Dayah, Mahsuri dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Mahzar dari Dinas Kesehatan, Mansur dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Mirza Gunawan dari Sekretariat Daerah, Muhammad Saleh dari Dinas Pertanahan, Muhammad Taufieq dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Baharuddin dari Inspektorat, serta Nawafil Mahyudha dari Sekretariat Daerah.

Sementara hari ketiga, Rabu (7/10), akan diikuti delapan peserta, yakni Nurzahri dari Dinas Kesehatan, Safaruddin dari Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe, Samsul Bahri dari Dinas Kesehatan, dan Samsul Rizal dari Sekretariat Daerah.

Selanjutnya Sapriadi IA dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cut Zullinda dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Zulfikar Z dari Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Zulkifli dari RSU Cut Meutia.

Proses seleksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengisian sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Panitia seleksi memastikan seluruh tahapan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Hasil seleksi selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan pejabat yang akan mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.[]