Proyek Saluran Parit di Lhokseumawe Makan Korban
LHOKSEUMAWE, – Seorang perempun muda terbaring di pinggir jalan sambil meringis kesakitan sementara sebatang besi menancap di pahanya, tembus dari depan ke belakang, terlihat beberapa orang laki-laki mencoba membantunya memotong besi tersebut dengan mesin Grenda.
Video ini ramai beredar di media sosial tiktok dan grup-grup whatapps di Aceh dan bikin heboh.
Informasi dari Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto melalui Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lhokseumawe, AKP Adek Taufik memyebutkan perempuan tersebut bernama Silfia Citra (20) asal desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Langkat Sumatera Utara, dia mahasiswi yang sedang menjalani studi di Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara.
Ia mengalami kecelakaan tunggal jatuh dari sepeda motornya dan tertusuk besi proyek di bagian perut dan pahanya.
Peristiwa ini terjadi di jalan Medan - Banda Aceh Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis (6/3/23) malam.
Awalnya korban mengendarai sepeda motor jenis Supra X 125 Nopol BK 6403 PBA dari arah Medan menuju Banda Aceh. sekira pukul 20.30 WIB tiba di lokasi kejadian ia terjatuh dan menimpa besi konstruksi saluran parit yang diletakan di badan jalan tanpa rambu-rambu peringatan.
“Besi proyek itu menembus perut hingga bagian belakang. Sisi lain, luka paha sebelah kiri tembus sampai ke bagian paha belakang,” sebut Kasat Lantas.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Arun Lhokseumawe untuk menjalani perawatan.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini termasuk penyebabnya, AKP Ade mengatakan tahap awal pihaknya fokus pada penanfanan korban dulu.
Kapolsek Muara Satu Iptu Syahrizal membenarkan ada proyek, pembuatan Parit Jalan dikawasan tersebut yang sedang kerjakan oleh PT. Manyang DEZ.
Malam itu juga, Rektor Universitas Malikussaleh Prof. Herman Fithra, mendatangi rumah sakit menjenguk mahasiswanya dan langsung merujuknya ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin di Banda Aceh.
"Insya Allah akan segera menjalani operasi, saya monitor terus perkembangannya dari waktu ke waktu,” kata Prof Herman.
Prof Herman mohon doa semua pihak agar selama operasi dan perawatan di rumah sakit berjalan lancar dan mahasiswinya segera pulih. [zulsyarif]

