Santri Balai Pengajian Darul Ikhlas Asah Tradisi Rapai Sambut Bulan Maulid Gampong Guha Uleue, Kuta Makmur

Santri Balai Pengajian Darul Ikhlas Asah Tradisi Rapai Sambut Bulan Maulid Gampong Guha Uleue, Kuta Makmur
Para santri laki-laki tampak serius mengikuti latihan memainkan rapai, alat musik tradisional Aceh yang lazim dimainkan pada perayaan bulan Maulid Nabi. - Foto : Dok. Humas KPM 38

ACEH UTARA - Semangat menyambut bulan Maulid kembali terasa di Balai Pengajian Darul Ikhlas, Gampong Guha Uleue, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara. Setiap malam Kamis, suara hentakan rapai menggema dari balai pengajian yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pelestarian budaya masyarakat setempat, 19/11/25.

Para santri laki-laki tampak serius mengikuti latihan memainkan rapai, alat musik tradisional Aceh yang lazim dimainkan pada perayaan bulan Maulid Nabi. Kegiatan ini menjadi rutinitas tahunan yang dipersiapkan santri untuk tampil di acara-acara Maulid saat menerima undangan dari berbagai gampong.

Latihan malam itu turut disaksikan oleh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dari UIN Sultanah Nahrasiah Lhokseumawe, Kelompok 38. Mereka hadir untuk melihat langsung proses pembelajaran seni tradisi di lingkungan dayah, sekaligus mengenal lebih dekat budaya Aceh yang terus dilestarikan oleh para santri. Kehadiran mahasiswa memberikan dukungan moral dan menjadi bagian dari interaksi sosial yang hangat antara dayah dan masyarakat.

Suasana latihan terlihat akrab dan penuh semangat. Para santri duduk melingkar sambil menabuh rapai dengan ritme yang semakin kompak di setiap hentakan. Meski dilakukan pada malam hari, semangat mereka tak surut dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Maulid yang penuh keberkahan.

Pimpinan Dayah Darul Ikhlas, Tgk. Zamzami, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan wujud nyata pelestarian budaya sekaligus proses pembinaan karakter santri.

“Rapai bukan sekadar alat musik. Di dalamnya ada nilai syiar, ada kekompakan, dan ada identitas Aceh. Anak-anak kita belajar bukan hanya cara memukul rapai, tapi juga adab, disiplin, dan kebersamaan. Ini adalah tradisi yang terus kita hidupkan setiap datangnya bulan Maulid,” ujar Tgk. Zamzami.

Beliau juga menyambut baik kedatangan mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiah Lhokseumawe.

“Kami sangat senang adik-adik mahasiswa datang melihat kegiatan di dayah. Semoga pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi mereka tentang bagaimana masyarakat menjaga tradisi dan syiar keagamaan,” tambahnya.

Latihan rapai di Balai Pengajian Darul Ikhlas akan terus berlangsung setiap malam Kamis selama bulan Maulid. Masyarakat berharap penampilan para santri nantinya mampu mengharumkan nama gampong sekaligus memperkokoh tradisi islami yang telah lama menjadi kebanggaan Aceh. []