Enam Desa di Aceh Utara Kembalikan Bantuan dari PT PGE
ACEH UTARA – Warga terdampak bencana angin puting beliung dari enam desa di Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (14/07/25), memilih mengembalikan bantuan logistik yang disalurkan oleh PT Pema Global Energi (PGE).
Sejumlah warga bersama aparatur desa mendatangi gerbang utama kantor PT PGE di Jalan Line, Kecamatan Nibong, untuk menyerahkan kembali bantuan tersebut, yang terdiri dari beras, mi instan, dan telur. Bantuan tersebut semula ditujukan untuk warga Desa Nibong Baroh, Nibong Wakeuh, Keude Nibong, Keupong Nibong, dan Keh Nibong.
Kepala Desa Nibong Baroh, Razali, menjelaskan bahwa bantuan yang diterima terlalu minim jumlahnya sehingga sulit untuk didistribusikan secara adil kepada seluruh korban bencana. “Telur misalnya, kalau dibagi ke semua keluarga korban, masing-masing hanya dapat dua butir. Ini malah bisa menimbulkan persoalan baru di desa,” ujar Razali.
Hal serupa diungkapkan Kepala Desa Nibong Wakeuh, Muhammad Isa. Ia menyebutkan bahwa bantuan dengan jumlah sangat terbatas justru menjadi beban tersendiri bagi aparat desa. “Kami sangat menghargai bantuan, tetapi kalau porsinya tidak seimbang dengan jumlah korban, kami kesulitan membaginya,” kata Isa.
Pengembalian bantuan tersebut diterima langsung oleh Externat Relations Coordinator PT PGE, Agussalim, di depan pintu gerbang kantor perusahaan. Ia menyampaikan bahwa bantuan disalurkan sesuai kemampuan perusahaan saat ini. Namun, saat kembali dihubungi untuk penjelasan lanjutan, Agussalim belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.
Sebagai informasi, PT PGE merupakan perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas, dengan komposisi kepemilikan saham: 51 persen dimiliki oleh PT Pema (Pemerintah Aceh), 1 persen oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, dan 48 persen oleh PT Energi Mega Persada (Grup Bakrie).

