Jelang Pemilu 2024, Imran Tekankan Netralitas ASN
LHOKSEUMAWE – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Pj. Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran M.Si, MA. Cd mengatakan pentingnnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses pemilu.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber utama pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penegakan Hukum Pemilu yang diselenggarakan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Lhokseumawe, Jumat (26/8/22).
Pada pemaparannya, Imran menyinggung tentang pentingnya netralitasi ASN menjelang pemilihan umum yang digelar pada tahun 2024 nanti, karena ASN porsinya telah jelas tidak boleh terlibat dalam politik praktis.
"ASN wajib untuk selalu netral dalam berpolitik. Haram hukumnya berpihak kepada segala bentuk pengaruh dan kepentingan siapa pun," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, sebagai seorang ASN, Kenetralan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada netralitas dalam berpolitik saja, namun juga dalam memberikan pelayanan publik dan pembuatan kebijakan/manajemen terkait penyelenggaraan hal yang berkaitan dengan politik.
Pj. Walikota Lhokseumawe saat memaparkan materinya - Foto: Humas Lhokseumawe
Pada kesempatan itu, Imran juga menekankan pentingnya antisipasi konflik politik menjelang penyelenggaraan pemilihan umum nantinya
"Dengan keberagaman masyarakat yang kita memiliki, potensi timbulnya berbagai masalah dalam masyarakat cukup besar. Untuk itu harus diantisipasi termasuk politik identitas berbasis Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA)," tambahnya.
Imran juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe untuk merekam secepatnya identitas kependudukan jika belum memiliki agar bisa menjadi pemilih pemilu.
Rakor yang berlangsung di Aula Panwaslih Lhokseumawe tersebut, turut dihadiri Dandim 0103/Aceh Utara, perwakilan Kapolres dan Kajari Lhokseumawe, perwakilan kampus yang ada di Lhokseumawe dan diikuti pewakilan OPD Pemkot Lhokseumawe serta unsur lainnya. [Nanda AB]