Mengintip Parfum Minyak Nilam, Hasil Racikan Warga Aceh Utara

Mengintip Parfum Minyak Nilam, Hasil Racikan Warga Aceh Utara
Mahyeddin, saat menuangkan racikan parfum kandungan ekstrak minyak nilam di kediamannya - Foto : Nanda Al Bintang
Mengintip Parfum Minyak Nilam, Hasil Racikan Warga Aceh Utara

ACEH UTARA – Budidaya tanaman nilam masih menjadi primadona bagi sebagian petani di Aceh yang bernilai ekonomis. Nilam, memiliki nama latin Pogostemon Cablin Benth tumbuh subur di Aceh yang dikategorikan varietas unggulan. Tak ayal, berbagai produk turunan mampu dihasilkan dari tanaman ini.

Salah satu yang memanfaatkan tanaman nilam tersebut adalah Mahyeddin Abubakar (41), Keuchik (Kepala desa_red) Gampong Kilometer VIII Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara.

Ia bersama kader binaan Kelompok Usaha Peningkatan Perekonomian Keluarga Sejahtera (UPPKS) gampong setempat, lantas melakukan terobosan baru dengan meracik minyak nilam berupa produk parfum dengan kandungan ekstrak minyak nilam yang dibranding dengan nama “NA Bee”. Usaha ini mereka keluti, setelah dibekali pelatihan yang diselenggarakan oleh Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh pada tahun 2019 silam.  

“Sejak tahun 1994 nilam sudah ada disini, dan sampai sekarang masih dibudidaya. Pada awal tahun 2019, kami pun mencoba meracik minyak wangi nilam setelah dibekali pelatihan dari ARC-USK Banda Aceh” ungkap Mahyeddin saat ditemui di kediamannya (04/04).

lebih lanjut, Mahyeddin menjelaskan, banyak yang tidak tahu kalau sekitar 85 persen parfum dan kosmetik di dunia memakai hasil destilasi tanaman nilam dari Indonesia dan nilam Aceh memasok sekitar 70 persen dari 85 persen tersebut. Hal  ini mengingat, minyak nilam dari Aceh merupakan varietas terbaik di dunia, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian Nomor: 320/Kpts/SR.120/8/2005.

“Fungsi minyak nilam dalam industri parfum berfungsi sebagai bahan fixative atau pengikat aroma. Nah, bila ada campuran minyak nilam, aroma parfum pun akan bertahan sampai 24 jam lebih. Atas dasar inilah, kami bertekad untuk memproduksi sendiri parfum nilam setelah dibekali pelatihan dari ARC-USK Banda Aceh, walaupun dengan segala keterbatasan yang kami miliki” tutupnya.

Bila anda mau merasakan sensasi aroma parfum minyak nilam “NA Bee”, cukup membayar Rp. 150 ribu untuk dua varian (siang dan malam) berukuran 40 ml. Sementara, Harga pewangi mobil dan ruangan, dibandrol Rp. 20 ribu perbotolnya.

Dapatkan juga produk “NA Bee” lainnya, melalui WhatsApp +62 822-7216-8268 atas nama UPPKS Bratana Mandiri Sejahtera. (NAB)