WARGA GAMPONG KEUREUSEK BERSAMA MAHASISWA KPM KELOMPOK 23 LAKSANAKAN SOSIALISASI DAN PENGENALAN PROKER
ACEH UTARA – Gampong Keureusek, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, tampak hangat dan penuh kebersamaan. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 23 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan sosialisasi dan pengenalan program kerja (proker) kepada aparatur dan tokoh masyarakat setempat. Malam Sabtu (7/11/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal bersama aparatur gampong sehari sebelumnya. Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan secara rinci berbagai proker yang akan dijalankan selama masa pengabdian di Gampong Keureusek.
Dalam suasana yang akrab dan interaktif, para mahasiswa menyampaikan sejumlah program yang berfokus pada digitalisasi desa, sosialisasi dampak pernikahan dini, edukasi kurikulum cinta, pendampingan sertifikasi wakaf, hingga manajemen meunasah.
Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan desa.
Geuchik Gampong Keureusek, Teuku Imum, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas semangat dan inisiatif mahasiswa KPM.
“Kami menyambut baik program-program yang dirancang mahasiswa KPM. Kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga mempererat silaturahmi antara warga dan mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KPM UIN Suna Lhokseumawe mengungkapkan harapan agar seluruh kegiatan yang telah disusun dapat berjalan lancar dengan dukungan masyarakat.
“Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari aparatur dan warga. InsyaAllah, kami akan berusaha memberikan kontribusi terbaik selama pengabdian di sini,” ujar ketua kelompok KPM dalam sesi pemaparan program kerja.
Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama aparatur gampong untuk menyelaraskan rencana kerja agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Keureusek.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara mahasiswa KPM dan warga Gampong Keureusek semakin solid, serta mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa dan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat setempat. [ ]

