Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Aceh Apresiasi Presiden Prabowo Subianto atas Penyaluran Daging Meugang untuk Rakyat Aceh

Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Aceh Apresiasi Presiden Prabowo Subianto atas Penyaluran Daging Meugang untuk Rakyat Aceh
Koordinator Wilayah (Korwil) AMAN Aceh, Syafyuzal Helmi. - foto : dok. Ist

BANDA ACEH – Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Wilayah Aceh secara resmi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prabowo Subiantoatas kepeduliannya menyalurkan bantuan daging meugang kepada masyarakat Aceh.

Tradisi meugang momen memasak dan menikmati daging bersama keluarga menjelang hari besar Islam merupakan bagian dari identitas kultural yang sakral bagi masyarakat di Serambi Mekkah. Kehadiran bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kearifan lokal serta nilai-nilai adat yang hidup di tengah masyarakat Aceh.

Koordinator Wilayah (Korwil) AMAN Aceh, Syafyuzal Helmi, menyatakan bahwa langkah yang diambil Presiden Prabowo menjadi catatan penting dalam hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya bagi rakyat Aceh.

“Kami mewakili suara mahasiswa dan masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini menjadi sejarah tersendiri, karena beliau merupakan Presiden pertama yang secara langsung memberikan perhatian melalui bantuan daging meugang untuk masyarakat Aceh,” ujar Syafyuzal Helmi dalam keterangannya di Banda Aceh. Kamis,(19/02/26)

Menurut Syafyuzal, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan pangan, melainkan simbol kedekatan emosional Presiden terhadap rakyat Aceh. Ia menilai kebijakan ini mencerminkan komitmen dalam menjaga tradisi, memperkuat solidaritas sosial, serta mendukung ketahanan pangan di tingkat masyarakat.

“Pak Prabowo memahami bahwa meugang adalah simbol kebahagiaan dan kebersamaan bagi warga Aceh. Dengan adanya bantuan ini, masyarakat merasa sangat terbantu dalam menyambut hari kemenangan dengan penuh suka cita,” tambahnya.

AMAN Aceh berharap perhatian dan dukungan terhadap kearifan lokal seperti ini dapat terus berlanjut sebagai wujud sinergi yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah demi kesejahteraan masyarakat Aceh.