Cintai Al-Qur’an Sejak Dini, KPM UIN Sultanah Nahrasiah Lhokseumawe Bentuk Generasi Emas Berkarakter di Pulo Rayeuk
ACEH UTARA – 7 Desember 2025. Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiah Lhokseumawe kembali menghadirkan kegiatan edukatif bagi anak-anak Gampong Pulo Rayeuk melalui program “Cintai Al-Qur’an Sejak Dini” yang mengusung tema Generasi Emas Berkarakter: Raih Prestasi, Berakhlak Mulia.
Program ini dirangkai dengan sejumlah perlombaan untuk peserta usia 6–13 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di Meunasah Gampong Pulo Rayeuk pada Minggu, 7 Desember 2025, pukul 09.00–17.00 WIB ini menghadirkan empat jenis lomba: baca ayat pendek (tilawati), kaligrafi Al-Qur’an, mewarnai gambar islami, serta kompetisi Rangking 1 yang menguji wawasan agama dan pengetahuan umum. Para pemenang diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Program tersebut merupakan bagian dari agenda pengabdian masyarakat KPM selama 35 hari.
Ketua KPM, Alfi Mahadi, bersama mahasiswa dari berbagai program studi, menggagas kegiatan ini bekerja sama dengan Pemerintah Gampong Pulo Rayeuk serta dukungan orang tua murid. Kepala Desa Pulo Rayeuk, Zulkarnain, turut hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan lomba.
Mengusung tujuan membangun fondasi keimanan dan akhlak sejak dini, KPM berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan agama serta karakter anak-anak desa.
Melalui lomba-lomba yang dikemas secara kreatif, anak-anak diajak untuk mencintai Al-Qur’an dengan penuh kegembiraan, sekaligus mengasah keterampilan seni dan daya kreativitas mereka.
Persiapan dilakukan melalui sosialisasi kepada orang tua dan anak di meunasah, sementara penilaian lomba dipercayakan kepada mahasiswa dan mahasiswi KPM. Hadiah yang diberikan antara lain botol minum, tempat makan, buku, serta aneka jajanan.
Setidaknya 35 anak ditargetkan aktif mengikuti minimal dua kategori lomba. Dari kegiatan ini, KPM berharap adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan minimal lima surat pendek, keterampilan kaligrafi, dan kreativitas dalam mewarnai. Lebih jauh, pembentukan karakter Islami diharapkan dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari anak-anak.
Program ini sejalan dengan visi UIN Sultanah Nahrasiah Lhokseumawe untuk menghadirkan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan pembinaan karakter generasi muda.[]

