Guru Dayah Aceh Utara Terima Insentif Setahun Penuh

Guru Dayah Aceh Utara Terima Insentif Setahun Penuh
Bupati Aceh Utara Ismail A.Jalil menyerahkan SK kepada Tgk. Muhammad Yunus, sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara. - foto: Dok. Pemkab Aceh Utara

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan pembayaran insentif atau ikramiah bagi guru dan pimpinan dayah selama 12 bulan penuh pada tahun anggaran 2025. Kebijakan itu menjadi kabar gembira bagi ribuan pendidik dayah yang sebelumnya hanya menerima pembayaran selama tujuh bulan dalam setahun.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru dayah sekaligus memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di Aceh Utara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi, Kamis (20/12/25), menyebutkan bahwa guru dayah merupakan pilar penting dalam pembinaan generasi muda. Menurutnya, pembayaran penuh selama setahun merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap dedikasi para pimpinan dan tenaga pengajar dayah.

“Guru dayah adalah ujung tombak dalam pendidikan keagamaan. Pembayaran 12 bulan ini adalah bentuk apresiasi bagi para pimpinan dayah, termasuk abu, abi, waled, walidi, abati, dan ummi yang telah berperan besar dalam mendidik generasi Aceh Utara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembayaran insentif yang sebelumnya hanya tujuh bulan kini ditambah lima bulan melalui APBD Perubahan, sehingga total menjadi 12 bulan dan segera dicairkan. Tgk. Yunus juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil (Ayah Wa), Wakil Bupati Tarmizi Payang, serta pimpinan dan anggota DPRK Aceh Utara atas dukungan mereka.

Pemerintah Aceh Utara mengimbau seluruh pimpinan dan pengurus dayah untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban tahap sebelumnya serta melakukan penandatanganan amprahan guna percepatan pencairan tiga bulan insentif, yaitu Agustus, September, dan Oktober 2025.

Kebijakan pembayaran penuh ini dipastikan akan berlanjut sebagai bagian dari program strategis Aceh Utara Bangkit dalam meningkatkan kualitas pendidikan dayah serta pembangunan sumber daya manusia di daerah tersebut. []