H-1 Idul Fitri, Supir Mini Bus, Jalani Tes Urine di Terminal Lhokseumawe

Penulis : Penulis
Editor : Tim Editor Marjinal
Apr 9, 2024 01:00
0

H-1 Idul Fitri, Supir Mini Bus, Jalani Tes Urine di Terminal Lhokseumawe
Asisten 1 Setdako Lhokseumawe, M. Maxalmina, S.Hi, MH, menjawab pertanyaan wartawan saat proses tes Urine kepada para supir di terminal Timu C Lhokseumawe - Foto : prokopim. Lsw

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe melakukan tes urine kepada supir dan kernet mini bus L300 dan Hiace di terminal Tipe C Lhokseumawe, Senin (8/4/24) 

Tes urine dilakukan untuk memastikan bahwa supir dan kernet yang melayani angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) bersih narkoba, sehingga penumpang yang melakukan arus mudik aman dan terjamin keselamatannya. 

"Kegiatan ini rutin dilakukan setiap jelang Idul Fitri, guna memastikan bahwa para pengemudi  tidak mengkonsumsi zat-zat terlarang yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendaraan" Terang Asisten 1 Setdako Lhokseumawe, M. Maxalmina, S.Hi, MH,

Pasalnya, Supir yang membawa kenderaan  dalam pengaruh narkoba sangat membahayakan keselamatan jiwa banyak orang, bukan saja terhadap supirnya tetapi juga para penumpang dan masyarakat umum lainnya.

Oleh karena itu kata Maxalmina tes urine ini bentuk antisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas yang disebabkan karena ulah sopir mengkonsumsi narkoba.

Pemerintah ingin memastikan kondisi mereka benar-benar  prima dan bebas dari penyalahgunaan narkoba sehingga arus mudik lancar dan minim kecelakaan lalulintas. 

"Bila hasil tes positif atau terindikasi menggunakan narkoba maka sopir yang bersangkutan tidak diperkenankan membawa kendaraan dan akan diganti dengan sopir lainnya, dan sopir tersebut diserahkan kepada BNNK Lhokseumawe" Kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe, Amiruddin, SH, dijumpai di lokasi tes urine. 

Tes urine berlangsung dimulai pukul 22.00 - WIB hingga  pukul 00.00 WIB. 

"Hasilnya tidak ditemukan awak bus yang terindikasi narkoba" Pungkas Amir. [Zulsyarif]