FKIP Unimal Gelar Program Relawan Mengajar untuk Anak Terdampak Bencana di Aceh Utara
Aceh Utara - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui program Relawan Mengajar bagi anak-anak terdampak bencana di Gampong Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (28/12/25).
Pada tahap awal, kegiatan dipusatkan di Posko Dusun Pasi dan difokuskan pada pendampingan edukatif bagi anak-anak terdampak bencana. Program ini bertujuan membantu pemulihan psikososial sekaligus menjaga keberlanjutan proses belajar pascabencana. Kegiatan serupa direncanakan akan berlanjut ke sejumlah lokasi lainnya pada tahap berikutnya.
Program Relawan Mengajar merupakan bagian dari agenda pengabdian FKIP Universitas Malikussaleh yang mendapat dukungan penuh dari Dekan FKIP Universitas Malikussaleh, Dr. Muhammad Yusuf, ST, MT. Pelaksanaan kegiatan di lapangan turut didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Universitas Malikussaleh, Dr. Siraj, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan pengabdian ini melibatkan dosen dan mahasiswa FKIP Universitas Malikussaleh, serta didukung oleh alumni Program Studi Pendidikan Matematika yang tergabung dalam Rangkang Pustaka, Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMPSI), dan KAGAMA Aceh sebagai mitra kolaborasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, para relawan menyelenggarakan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti mengajar, bermain bersama anak-anak, serta kegiatan ice breaking yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Sebanyak 160 peserta dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Universitas Malikussaleh, Dr. Siraj, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Melalui kegiatan belajar sambil bermain, kami ingin menghadirkan ruang yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak agar mereka kembali ceria, termotivasi, dan tidak kehilangan semangat belajar pascabencana,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan kepekaan sosial calon pendidik.
“Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya memberi manfaat bagi warga, tetapi juga menjadi proses pembelajaran langsung bagi mahasiswa,” katanya.
Masyarakat Gampong Bungkaih menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran dosen serta mahasiswa FKIP Universitas Malikussaleh bersama para mitra. Ketua Posko, Zulkifli, menyebutkan kegiatan ini memberikan dampak positif, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan pascabencana.
Melalui program ini, FKIP Universitas Malikussaleh menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam aksi kemanusiaan dan pemulihan pascabencana.[]

