Jalan Nasional Amblas Saat Banjir, Pengendara Diminta Waspada di Depan Puskesmas Syamtalira Bayu – Aceh Utara

Jalan Nasional Amblas Saat Banjir, Pengendara Diminta Waspada di Depan Puskesmas Syamtalira Bayu – Aceh Utara
Pengendara melintas dengan hati-hati di lokasi jalan nasional yang amblas di kawasan Syamtalira Bayu, Aceh Utara yang rusak saat banjir. - Foto : Dok. Ist

ACEH UTARA – Kondisi Jalan Nasional lintas Medan–Banda Aceh tepat di depan Puskesmas Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, semakin mengkhawatirkan pascabanjir besar yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 lalu.

Bagian badan jalan di titik itu tampak amblas dan berlubang. Bahkan, jembatan di lokasi yang sama dilaporkan sudah ambruk sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Akibat kerusakan tersebut, arus lalu lintas hanya dapat melintas secara bergantian. Sejumlah pembatas jalan, rambu darurat, dan cone pengaman telah dipasang untuk memperingatkan pengendara agar melintas lebih hati-hati. Di sekitar lokasi juga terlihat tiang serta kabel listrik yang miring dan berpotensi menambah bahaya.

Pengendara terpaksa mengurangi kecepatan saat melintasi titik tersebut guna menghindari kecelakaan. Kondisi ini sudah berlangsung sejak pascabanjir melanda wilayah itu beberapa waktu lalu.

Seorang warga Aceh Utara, Hamdani, Senin (8/12/25), menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi jembatan yang semakin mengkhawatirkan karena sudah berlubang dan mengalami kerusakan serius.

“Kami mohon agar segera dilakukan rehabilitasi terhadap jembatan di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh di depan Puskesmas Syamtalira Bayu yang hampir roboh pascabanjir November 2025. Saat ini kondisinya sudah berlubang dan hampir roboh total,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga kini belum terlihat adanya langkah penanganan dari pihak terkait, padahal jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan transportasi antarwilayah.

“Mohon diperhatikan sebelum jatuh korban. Jika runtuh, akan menyebabkan kemacetan parah. Saya setiap hari melewati jembatan ini untuk berangkat kerja. Sampai hari ini belum ada pihak yang menanganinya,” tambahnya.

Membahayakan Kendaraan Berat

Kerusakan jembatan tersebut dinilai semakin membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan berat yang rutin melintasi jalur nasional itu. Warga pun melintas dengan ekstra hati-hati karena khawatir struktur jembatan tidak lagi mampu menahan beban.

Masyarakat berharap Kementerian Pekerjaan Umum bersama pihak terkait dapat segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan menangani kerusakan tersebut secara darurat sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. []