Mahasiswa KKN UNIMAL Kampanye Toga Gampong Meunasah Aron, Aceh

Mahasiswa KKN UNIMAL Kampanye  Toga Gampong Meunasah Aron, Aceh
Mahasiswa KKN Unimal, bukan kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Lokasi KKN - Foto : Ist

ACEH UTARA - Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 18 Universitas Malikussaleh (Unimal) mengadakan kegiatan penanaman toga bersama jajaran aparatur desa  dan masyarakat di Gampong Meunasah Aron , Sabtu (11/11/2023). Taman obat berkeluarga atau yang sering disebut toga merupakan tanaman yang digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Tanaman ini sekaligus berupa taman berestetika yang memenuhi kriteria keindahan pekarangan.

Toga biasanya ditanam di halaman rumah, kebun, atau ladang. Selain itu, keberadaan toga termasuk upaya untuk meminimalisir penggunaan obat-obat kimia. “Program penanaman toga ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan,” ujar Aldi Prayoga Barus, Koodinator Kegiatan.

Aldi menjelaskan, program ini termasuk kegiatan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang tidak terawat dan ditumbuhi rumput liar. Selain itu juga untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan di lahan tersebut. Kegiatan penanaman toga dilakukan dengan menanam kurang lebih 15 jenis toga dan dilengkapi dengan informasi untuk edukasi pada masyarakat.

“Kita Kelompok 18 KKN yang bertemakan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal mengajak masyarakat untuk menanam toga salah satunya untuk membantu menjaga kesehatan karena toga memiliki khasiat dan manfaat ” tutur Syahril Ramadhan,Wakil Ketua Kelompok 18 .

Warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Warga juga mengakui bahwa penanaman toga adalah kegiatan yang bermanfaat dan dapat mengoptimalkan lahan yang sudah tidak terawat. “Penanaman toga sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan kembali kesadaran masyarakat akan hidup sehat dan dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai obat herbal sebagai alternatif kesehatan yang lebih terjangkau” Kata Tgk Mulyadi, Salah satu aparatur desa setempat .

Mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat memanfaatkan toga dengan sebaik-baiknya seperti membuat berbagai olahan makanan dan minuman dari toga tersebut. Selain itu, warga diharapkan tetap merawat tanaman agar kebun toga tetap berjalan. [Firdaus]