Mahasiswa KPM Kelompok 21 Awali Pengabdian di Gampong Keude Krueng, Dorong Inovasi Berkelanjutan
ACEH UTARA – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 21 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe resmi memulai pengabdian di Gampong Keude Krueng, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (6/11/2025).
Kedatangan mereka disambut hangat oleh aparat gampong dan masyarakat setempat, menandai dimulainya program bertema Sustainable Gampong Development System (SGdS) atau Sistem Pengembangan Gampong Berkelanjutan.
Kegiatan awal pengabdian dimulai dengan pelepasan di Biro Rektor UIN Suna Lhokseumawe, dilanjutkan dengan serah terima mahasiswa ke pihak Kecamatan Kuta Makmur. Usai prosesi tersebut, para mahasiswa kemudian menuju Gampong Keude Krueng dan bersama-sama bergotong royong menata posko yang akan menjadi pusat aktivitas KPM selama pengabdian berlangsung.
Pada malam harinya, mahasiswa mengikuti salat berjamaah dan pembacaan Surah Yasin bersama warga di Meunasah Gampong Keude Krueng. Momentum itu menjadi ajang awal mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat penyambutan dan perkenalan. Dalam arahannya, Keuchik Gampong Keude Krueng, Baktiar, melalui Kepala Urusan Pemerintahan, menyampaikan bahwa gampong yang memiliki tiga dusun—Dusun Sejahtera, Dusun Bahagia, dan Dusun Keude—memiliki potensi strategis untuk dikembangkan, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun keagamaan.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa KPM dapat membantu menggali potensi dan menghadirkan inovasi yang bisa menjadi daya ungkit kemajuan Gampong Keude Krueng,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok 21, Very Ardiansyah, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat setempat.
“Kami merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar Gampong Keude Krueng. Ke depan, kami berharap masyarakat dapat mendukung setiap program kerja yang kami jalankan demi kemajuan bersama,” katanya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Syarifah Rahmah, M.Ag, dalam keterangannya menjelaskan bahwa program bertema Sustainable Gampong Development System (SGdS) ini diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat lokal.
“Melalui pendekatan SGdS, mahasiswa tidak hanya menjalankan program jangka pendek, tetapi juga mendorong terbentuknya sistem yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah KPM berakhir,” tutur DPL UIN Sultanah Nahrasiyah itu.
KPM Kelompok 21 berkomitmen menjalankan berbagai kegiatan sosial, edukatif, dan keagamaan yang berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat dan kemandirian gampong. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun Gampong Keude Krueng yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. [ ]

