Sayuti Abubakar Respons Positif Penundaan Pelantikan, Apresiasi Program Retret Presiden Prabowo

Sayuti Abubakar Respons Positif Penundaan Pelantikan, Apresiasi Program Retret Presiden Prabowo
Wali Kota terpilih Sayuti Abubakar dan Wakil Wali Kota terpilih Husaini POM. Foto : ist

Lhokseumawe - Wali Kota Lhokseumawe terpilih, Sayuti Abubakar, menyatakan bahwa penundaan pelantikan kepala daerah tidak menjadi masalah. Hal ini menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang masih memproses pembuktian di beberapa daerah. 

Sayuti menjelaskan, pelantikan dilakukan dalam dua gelombang: gelombang pertama untuk daerah yang telah selesai prosesnya di MK, dan gelombang kedua bagi daerah yang menunggu hasil persidangan selanjutnya.

“Pelantikan dua gelombang ini tidak masalah, karena sudah ada ketentuan dan saya siap mengikuti proses tersebut,” ujarnya

Selain itu, Sayuti juga menyambut baik program retret kepala daerah yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, retret ini sangat penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah, agar pembangunan bisa berjalan lebih terkoordinasi dan efektif.

"Saya pikir program ini sangat cocok untuk menyatukan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah, agar tidak ada tumpang tindih dalam kegiatan," tambahnya.

Tak hanya itu, Sayuti juga memberi apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo atas inisiatif ini, yang dinilai akan memperkuat kolaborasi antara kedua pihak.

Sementara itu, pelantikan untuk gubernur, bupati, dan wali kota di Provinsi Aceh berbeda dengan daerah lainnya. Berdasarkan Undang-Undang Pemerintah Aceh, pelantikan kepala daerah di Aceh harus dilakukan dalam sidang paripurna DPRD. Gubernur dilantik oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden, sedangkan bupati dan wali kota dilantik oleh Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri.

Sayuti Abubakar bersama pasangannya, Husaini POM, berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Lhokseumawe 2024. Sayuti, yang berlatar belakang sebagai pengacara, dan Husaini, seorang mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), siap untuk memimpin kota Lhokseumawe ke depan.