Siswa SMAN 1 Matangkuli Lahirkan Puluhan Buku Digital Bertema Kepahlawanan

Siswa SMAN 1 Matangkuli Lahirkan Puluhan Buku Digital Bertema Kepahlawanan
SMA Negeri 1 Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, melaksanakan kegiatan literasi kreati. - Foto : Dok. Ist

‎ACEH UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2025, SMA Negeri 1 Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, melaksanakan kegiatan literasi kreatif bertajuk “Pahlawanku, Inspirasiku”. Uniknya, para siswa menghasilkan lebih dari 75 buku digital bertema kepahlawanan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

‎Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli, Khairuddin, M.Pd, kepada media ini, Selasa (11/11/2025), mengatakan bahwa suasana belajar pada peringatan Hari Pahlawan kali ini berbeda dari biasanya. Ia menginstruksikan agar momentum bersejarah tersebut dirayakan dengan kegiatan literasi bermakna.

‎‎“Kami mendorong siswa untuk mengenang jasa pahlawan secara konkret melalui kegiatan menulis buku digital dengan bantuan fitur Storybook pada Gemini AI,” ujar Khairuddin.

‎‎Ia menjelaskan, para siswa dibimbing oleh guru di masing-masing kelas untuk menulis kisah kepahlawanan, baik dari tokoh sejarah, tokoh masyarakat, maupun figur inspiratif masa kini.

‎‎“Definisi pahlawan yang diangkat bukan hanya mereka yang berjuang di medan perang, tapi juga sosok yang menginspirasi, memberi perubahan, dan memotivasi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

‎‎Lebih lanjut, Khairuddin menjelaskan bahwa pemanfaatan Storybook pada Gemini AI dilakukan secara terarah. Siswa diberikan referensi tokoh dan narasi agar konten buku yang dihasilkan tetap akurat dan bernilai edukatif.

‎‎“Artinya, anak-anak tidak sekadar belajar membuat buku digital berbasis AI, tetapi juga berdiskusi dan meneladani nilai-nilai kepahlawanan dari tokoh yang mereka angkat,” tuturnya.

‎‎Hasil karya tersebut nantinya akan disimpan dalam bentuk kode QR (QR Code) di perpustakaan sekolah. 

‎‎Pengunjung cukup memindai kode tersebut untuk membaca karya para siswa di gawai masing-masing. Dengan sistem ini, buku-buku digital tersebut dapat diakses dan dibagikan secara luas.

‎‎Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Junaida H. Ismail, S.Pd, menjelaskan bahwa setiap tingkatan kelas mengangkat tema pahlawan yang berbeda.

‎‎“Siswa kelas X mengangkat sosok pahlawan masa kini, seperti penggerak ekonomi digital dan lingkungan hidup, termasuk tokoh dunia seperti peraih Nobel,” sebut Junaida.

‎‎“Kelas XI menulis tentang pahlawan nasional dan internasional, seperti Pattimura dan Nelson Mandela. Sedangkan kelas XII mengangkat pahlawan asal Aceh, seperti Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Panglima Polem, hingga Tgk. Chiek di Tunong,” sambungnya.

‎‎Lebih dari 75 buku digital telah dihasilkan oleh para siswa dalam momentum Hari Pahlawan 2025 ini. Sekolah berharap karya tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kepahlawanan dapat dihidupkan kembali melalui inovasi dan literasi digital. [ ]