“Stay Classy, Stay Syar’i”: LDF BKM Al-Kautsar Ajak Muslimah Kampus Tetap Aktif dalam Batasan Syariat
LHOKSEUMAWE — Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) BKM Al-Kautsar Universitas Malikussaleh kembali menggelar kegiatan Kalimah (Kajian Rutin Kemuslimahan), Sabtu (21/6/25), dengan mengusung tema inspiratif “Stay Classy, Stay Syar’i: Jadi Akhwat Aktif Tanpa Hilang Batasan.” Acara ini berlangsung di Musholla Al-Kautsar dan dilanjutkan dengan kegiatan olahraga di Lapangan Basket UNIMAL.
Kegiatan yang digagas oleh Departemen Kemuslimahan ini menjadi bentuk komitmen BKM Al-Kautsar dalam menghadirkan ruang pembinaan yang sehat dan menyenangkan bagi muslimah kampus — mencakup aspek spiritual, intelektual, dan fisik.
Dalam kajian inti, hadir sebagai narasumber Sarifah Sukma Aulia, aktivis dakwah perempuan yang dikenal aktif membina komunitas muslimah muda. Ia menekankan bahwa menjadi muslimah classybukan tentang tampil glamor, tetapi tentang menjaga prinsip, akhlak, dan elegansi dalam koridor syariat.
“Muslimah berkelas adalah mereka yang tenang dalam sikap, santun dalam tutur kata, serta kuat dalam prinsip. Mereka tidak menanggalkan syariat demi eksistensi, melainkan menjadikan Islam sebagai fondasi dalam seluruh aktivitas,” ungkap Kak Sukma dalam penyampaiannya.
Beliau juga memaparkan delapan karakter muslimah ideal, mulai dari keteguhan prinsip hingga keterampilan menjaga interaksi lawan jenis dengan bijak. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi ini, ditunjukkan dari banyaknya pertanyaan dan diskusi aktif yang muncul dalam sesi tanya jawab.
Usai kajian, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama berupa permainan badminton. Kegiatan ini menjadi inovasi baru dalam agenda Kalimah, sebagai upaya menyelaraskan semangat spiritual dan fisik yang sehat serta membangun ukhuwah antarpeserta.
“Kami ingin menunjukkan bahwa dakwah tidak harus kaku. Dakwah bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan, aktif, dan tentu saja tetap syar’i,” ujar salah satu panitia dari Departemen Kemuslimahan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi. Para peserta mengungkapkan kesan positif dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak muslimah kampus.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pembinaan, tetapi juga bukti bahwa syariat dan produktivitas bukanlah hal yang saling bertentangan justru bisa berjalan beriringan, membentuk sosok muslimah yang aktif, anggun, dan tangguh.

