Badai Digital Mengguncang, LDK Al-Kautsar Ajak Mahasiswa Perkuat Aqidah
Lhokseumawe – Derasnya arus informasi di era digital dinilai menjadi tantangan serius bagi generasi muda Muslim,. Hal tersebut mengemuka dalam Stadium General bertajuk “Iman di Era Digital: Membentengi Aqidah Ahlussunnah di Tengah Badai Digital” yang digelar Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Kautsar Universitas Malikussaleh di Mushalla Al-Kautsar, Kampus Bukit Indah, Sabtu (20/9/25).
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta, terdiri dari mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum, menghadirkan Arif Rahmatillah, Lc., M.E.I, dai asal Lhokseumawe yang aktif berdakwah di berbagai majelis.
Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian aqidah Ahlussunnah wal Jamaah di tengah derasnya informasi digital.
“Era digital adalah ujian besar bagi umat Islam. Informasi menyebar begitu cepat tanpa penyaringan. Karena itu, generasi muda harus memperkuat benteng aqidah agar tidak mudah terpengaruh pemikiran yang menyimpang,” ujarnya.
Beliau juga menekankan perlunya literasi digital di kalangan mahasiswa. Menurutnya, kecakapan memilah sumber informasi yang benar akan membantu generasi muda tetap berpegang pada ajaran Islam yang lurus.
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu tidak hanya menjadi ruang berbagi ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah antar peserta.
Panitia turut menyediakan jamuan ringan sebagai bentuk kebersamaan.
Ketua LDK Al-Kautsar menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya intelektual sekaligus spiritual di kalangan mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa Universitas Malikussaleh mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah,” ujarnya.
LDK Al-Kautsar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman, serta membina generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.[]

