Banjir Kuta Makmur : 100 Juta Dari Kantong Pribadi Pon Yaya

Banjir Kuta Makmur : 100 Juta Dari Kantong Pribadi Pon Yaya
Pon Yaya memberikan donasi 100 juta dari kantong pribadinya untuk warga Kuta Makmur yang terdampak banjir, - Foto : muntazar

ACEH UTARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh  (DPRA) Saiful Bahri alias Pon Yaya menyumbang 100 juta rupiah untuk korban banjir di kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara. 

Sumbangan tersebut diserahkan secara simbolis, di Keude Blang Ara, Selasa (2/12/25) pagi, dihadapan Muspika Kuta  Makmur, Camat, Danramil dan Kapolsek juga disaksikan juga oleh para Geuchik dan tokoh masyarakat setempat.

Saat penyerahan Pon Yahya  didampingi Ule Sagoe Tgk. Chiek di Buloh Arafat Ali, Ulee Kompi Nasir Abon dan Aneuk Syuhada. 

"Saya melihat langsung penderitaan warga, sebagai putra Buloh saya merasa terpanggil dan prihatin dengan kondisi sekarang ini, semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu kebutuhan mendesak korban terdampak banjir di kawasan ini" ungkap Pon Yaya. 

Disebutkan, dana 100 juta yang disumbangkan itu bersumber dari kantong pribadinya, 

"Saya ada usaha kecil-kecilan rasanya sungguh berdosa jika saya tidak ambil bagian dalam mengurangi beban masyarakat yang sangat membutuhkan, memang bantuan ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan kebutuhan yang ada, mohon maaf kepada masyarakat Buloh jika belum bisa memenuhi dan memuaskan semua pihak, mohon disalurkan dengan tepat, ini baru permulaan kita akan terus berkoordinasi untuk menggalang bantuan lainnya" ungkapnya. 

Jauh sebelum menjadi anggota DPRA, Pon Yaya memang dikenal masyarakatnya sebagai pengusaha perkebunan yang berjiwa sosial. 

Camat Kuta Makmur, Hafniza Putra mengatakan sumbangan ini sangat bernilai saat krisis seperti ini, mayoritas petani gagal panen tentu saja bantuan ini dapat menjadi penopang hidup sementara sampai kondisi pulih kembali. 

"Mewakili masyarakat Kuta Makmur kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada Pon Yaya. Bantuan ini sangat meringankan beban masyarakat kami di tengah musibah banjir." ucap Camat. 

Selain ucapan terimakasih Camat Kuta Makmur juga menyampaikan kondisi terkini pasca banjir, ia melaporkan keluhahan warga terhadap kebutuhan pokok yang menipis dan sulit di dapatkan, di sampaikan juga data tentang infrastruktur yang rusak dengan harapan bisa disampaikan agar mendapat perhatian Bupati dan Gubernur Aceh. 

Di kesempatan yang sama, Ule Sagoe Tgk. Chiek di Buloh Arafat Ali, juga menyampaikan jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) turun  prihatin terhadap musibah banjir yang melanda Aceh Utara khususnya Kuta Makmur.

" Sebagian sudah kita tangani, insya Allah KPA akan turut membantu semaksimal mungkin dan kondisi ini harus kita lalui secepatnya" ujar Arafat Ali.

Arafat berharap, masyarakat Kuta Makmur tetap kompak dan mengajak semua pihak bersatu padu khususnya dalam menghadapi musibah banjir. 

Akibat banjir bandang yang melanda Kuta Makmur Aceh Utara, Rabu (26/11/25) lalu, ratusan rumah terendam air, puluhan lainnya rusak, lebih 3.000 jiwa terpaksa mengungsi, ratusan hektare sawah terendam dan gagal panen. 

Pasca banjir, bahan kebutuhan pasca pokok dan obat-obatan mulai langka, masyarakat kesulitan dan butuh ukuran tangan semua pihak.