Disporaparekraf Aceh Utara Gelar Seleksi Pemuda Pelopor 2026
ACEH UTARA — Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Aceh Utara menggelar Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2026 di Hotel MK Mulia Lhoksukon, Sabtu (10/2/26).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Disporapar Aceh Utara H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas, Nurlaila, SE. Dalam sambutannya, Nurlaila menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaring sekaligus mengapresiasi pemuda inovatif yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bentuk penghargaan kepada pemuda yang memiliki semangat kepeloporan dan kontribusi positif bagi daerah. Inovasi mereka diharapkan menjadi salah satu penggerak terwujudnya Aceh Utara Bangkit,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemuda Pelopor diharapkan mampu menjadi motor perubahan, membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru, serta menjadi patron kebangkitan generasi muda Aceh Utara.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan Iskandar, S.E., menjelaskan bahwa proses seleksi diawali dengan tahapan administrasi melalui pengisian formulir daring. Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak 20 peserta terbaik dipanggil untuk mengikuti tahapan presentasi kepeloporan.
“Babak presentasi tahun ini dilaksanakan secara hybrid, daring dan luring, karena ada beberapa peserta yang sedang menempuh studi di luar daerah,” jelas Iskandar.
Ia juga menyebutkan, dewan juri yang dilibatkan berasal dari kalangan akademisi dan tokoh kepemudaan yang kompeten di bidangnya, yakni Wakil Rektor Universitas Serambi Mekkah Dr. Jalaluddin, M.Pd., Ketua Ikatan Pemuda Aceh Utara Rifki Ismail, serta Pemuda Pelopor Kemenpora RI Tahun 2024, Juanda.
Seleksi Pemuda Pelopor 2026 masih akan berlanjut pada tahapan fact finding sebelum akhirnya ditetapkan dan diumumkan para pemenang.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap kegiatan ini mampu melahirkan figur-figur muda inspiratif yang berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.[]

