FDM Gelar Kajian Milenial Bahas Geopolitik hingga Dakwah Era Digital

FDM Gelar Kajian Milenial Bahas Geopolitik hingga Dakwah Era Digital
Forum Dai Milenial (FDM) menggelar kajian keislaman yang membahas berbagai isu aktual. - Foto : Dok. Ist

Lhokseumawe — Forum Dai Milenial (FDM) menggelar kajian keislaman yang membahas berbagai isu aktual yang dekat dengan kehidupan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan zaman. Kegiatan tersebut berlangsung di Sentral Kupi, Lhokseumawe.

Selain diisi dengan diskusi keislaman, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang dihadiri para dai muda, mahasiswa, serta masyarakat yang ingin memperdalam pemahaman keislaman dengan pendekatan yang lebih relevan bagi generasi milenial dan Gen Z.

Dalam kajian tersebut, sejumlah narasumber hadir membahas berbagai tema yang berkaitan dengan dinamika generasi muda, mulai dari geopolitik global, dakwah di era digital, hingga penerapan gaya hidup Islami di tengah perubahan zaman.

Dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr Rizqi Wahyudi, menyampaikan materi bertajuk “Langkah Milenial dalam Menanggapi Geopolitik Masa Sekarang.” 

Ia menekankan pentingnya kepedulian generasi muda terhadap perkembangan dunia serta kemampuan menyikapinya secara bijak berdasarkan nilai-nilai Islam.

Menurut Rizqi yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN SUNA Lhokseumawe, generasi milenial tidak boleh bersikap apatis terhadap isu-isu global karena berbagai dinamika internasional turut memengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, hingga budaya masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Annahla Lhokseumawe, Ustaz Taufikur Rahmi, M.Pd, memaparkan materi tentang “Dakwah di Era Digital.” Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi, khususnya media sosial, membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menyampaikan pesan dakwah secara luas, cepat, dan kreatif.

Menurutnya, media sosial tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai medium strategis untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan jika digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Pada sesi lainnya, influencer milenial Sidi Rizki Wahyudi mengangkat tema “Gen Z dengan Gaya Hidup Nabi.” Ia mengajak generasi muda untuk meneladani Rasulullah SAW dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sikap, akhlak, hingga cara menghadapi perubahan zaman dengan penuh kebijaksanaan.

Ketua Umum Forum Dai Milenial, H Akbar Misrwari, S.Sos, dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menghadirkan ruang kajian yang lebih dekat dengan realitas kehidupan generasi muda saat ini.

Ia berharap melalui forum tersebut, dakwah dapat disampaikan dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan komunikatif sehingga generasi muda tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sosial, dunia digital, serta dalam menyikapi berbagai perkembangan global yang terus berubah.[]