FKIP Unimal Perkenalkan Technopreuner Pada Mahasiswa Calon Guru
LHOKSEUMAWE - Ratusan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh (UNIMAL) dari berbagai program studi mengikuti workshop kewirausahaan berbasis technopreuner, Kamis (31/3).
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung ACC Kampus Kedokteran Unimal Cunda tersebut menggusung tema Generasi Muda Berwirausaha Mandiri, Kreatif dan Inovatif Berbasis Technopreuner bagi Mahasiswa Calon Guru ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa.
"Kegiatan ini ada kaitannya dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBK ) yaitu Program Kreatifitas Mahasiswa - Kewirausahaan (PKM-K) selain itu untuk mendorong lahirnya enterpreneur muda dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini" ungkap ketua panitia Mutia Fonna, S.Pd., M.Pd.
Dekan FKIP Dr. Ir. Azhari, M.Sc, IPM., Asean. Eng mengatakan kegiatan workshop ini sangat penting untuk mempersiapkan lulusan agar memiliki daya saing dan mampu berkompetisi dalam persaingan global.
"Apabila kita cermati kondisi saat ini, lulusan harus siap, untuk berkompetisi melalui kompetensi yg dimilikinya dan seharusnya juga diiringi dengan sertifikat kompetensi oleh lembaga yg tersertifikasi karena kita sudah memasuki era digitalisasi , maka workshop dengan tema technopreneur ini sangat penting dan mendukung trend skrg ini, yg semua sudah serba digital termasuk dalam berwirausaha" ujar Dr. Azhari.
Menurut Dr. Azhari workshop ini juga bersinergi terhadap indikator kinerja utama (IKU) Universitas yang tertuang dalam kontrak kinerja rektor khususnya IKU yang menjalankan wirausaha.
Dengan adanya kegiatan ini ia berharap dapat meningkatkan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan PKM-Kewirausahaan yang di gelar setiap tahun.
Materi wirausaha berbasis technoprener disampaikan oleh Dr. Teuku Rihayat, ST., MT pakar teknologi dari Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Panitia berharap kehadiran Dr. Rihayat dengan segudang pengalamannya dapat memberikan motivasi dan membuka wawasan mahasiswa khususnya mahasiswa calon guru untuk dapat mengembangkan bakat dan minat mereka dalam berwirausaha sehingga dapat menjadi wirausaha muda yang mandiri, kreatif dan inovatif berbasis technopreuner.
Workshop kewirausahaan FKIP tersebut semakin meriah dengan penampilan pertunjukan seni mahasiswa diantaranya tarian ranup lampuan, tarek pukat, puisi, vokal solo dan juga bazar yang yang diisi dengan stand kuliner, batik, pakaian muslim wanita dan scarf. [redaksi25]

