Pengajian Rutin Kecamatan Pirak Timu Dimulai, FOMA PT Turut Ambil Peran

Pengajian Rutin Kecamatan Pirak Timu Dimulai, FOMA PT Turut Ambil Peran
Forum Mahasiswa Pirak Timu (FOMA PT) berperan aktif dalam menyukseskan pembukaan perdana Pengajian Rutin Bulanan Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara. - Foto : Humas Foma PT

PIRAK TIMU — Forum Mahasiswa Pirak Timu (FOMA PT) berperan aktif dalam menyukseskan pembukaan perdana Pengajian Rutin Bulanan Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat Pirak Timu pada Selasa (22/07/25) ini merupakan bagian dari program unggulan “Ayah Wa Bupati Aceh Utara”.

Acara tersebut menghadirkan ulama kharismatik Tgk. H. Abu Mannan, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara. Dalam tausiyahnya, Abu Mannan mengajak masyarakat untuk terus memperdalam ilmu agama sebagai bekal moral di era modern.

Pembukaan pengajian turut dihadiri oleh Camat Pirak Timu Julfar Abdar bersama unsur Forkopimcam, Danramil, Kapolsubsektor, Kepala KUA, Abu MPU, para kepala sekolah, imum mukim, geuchik, imum meunasah, serta tokoh pemuda dan masyarakat setempat.

FOMA PT mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam pelaksanaan acara. Para mahasiswa asal Kecamatan Pirak Timu yang tergabung dalam forum tersebut terlibat langsung dalam berbagai aspek teknis, mulai dari penataan lokasi, koordinasi tamu, hingga dukungan logistik di lapangan.

Ketua FOMA PT, Muhammad Khadani, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan di kampung halaman adalah bentuk tanggung jawab sosial dan spiritual.

“Kami FOMA PT siap mendukung setiap agenda positif di tanah kelahiran, terutama yang berkaitan dengan pendidikan agama dan penguatan nilai sosial masyarakat,” ujar Khadani.

Melalui kolaborasi antara pemerintah kecamatan, ulama, aparat, tokoh masyarakat, dan mahasiswa, pengajian rutin ini diharapkan menjadi tradisi keagamaan yang berkelanjutan—sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman agama di tengah masyarakat.