Komunitas Sahabat Budaya, Ajak Siswa SMA/SMK Napak Tilas Samudera Pasai

Komunitas Sahabat Budaya, Ajak Siswa SMA/SMK Napak Tilas Samudera Pasai
Sejumlah siswa-siswi SMA/SMK se Aceh Utara berkunjung ke Museum Samudera Pase - Foto : Qust

ACEH UTARA – Puluhan pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Utara terpilih mengikuti kegiatan Napak Tilas Budaya bertajuk “Tamaddun Islam Samudra Pasai” yang digelar pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Rangkaian kegiatan ini berlangsung di sejumlah situs bersejarah peninggalan Kerajaan Samudra Pasai, mulai dari Museum Samudra Pasai, Monumen Samudra Pasai, makam Sultan Malikussaleh, hingga makam Sultanah Nahrasiyah.

Acara ini terlaksana atas dukungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara bidang kebudayaan, serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Aceh Utara bidang pariwisata.

Eko Faisal, penanggung jawab kegiatan sekaligus bendahara Komunitas Sahabat Budaya, menyampaikan bahwa napak tilas tersebut berfungsi sebagai media pembelajaran sejarah bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, pelajar tidak hanya diajak mengenal lebih dekat sejarah Samudra Pasai, tetapi juga ditanamkan rasa bangga terhadap kejayaan budaya Islam di masa silam. Harapannya, agenda seperti ini bisa terus digelar setiap tahun di Aceh Utara,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan mereka dalam setiap aktivitas. Selain penelusuran situs bersejarah, siswa juga diberikan tugas menulis esai mengenai peradaban Islam pada masa Samudra Pasai. Tulisan-tulisan itu akan menjadi catatan pemikiran generasi muda tentang warisan budaya daerah.

Khaitul Aswadi, siswa SMAN 1 Syamtalira Aron, mengaku mendapat pengalaman baru. “Biasanya saya hanya membaca tentang Samudera Pasai lewat buku. Namun setelah datang langsung ke lokasi, saya benar-benar bisa membayangkan besarnya pengaruh Islam di Aceh. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ungkapnya.

Kegiatan Napak Tilas Budaya ini merupakan bagian dari program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan yang didukung Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I. Diharapkan, melalui kegiatan ini, generasi muda semakin mengenal sejarah, menumbuhkan kebanggaan budaya, serta berkomitmen menjaga warisan peradaban.[]