Lewat Mading, Mahasiswa KKN UNIMAL Bantu Anak Pulihkan Trauma Pasca Bencana

Lewat Mading, Mahasiswa KKN UNIMAL Bantu Anak Pulihkan Trauma Pasca Bencana
Mahasiswa KKN UNIMAL Kel. 3 melakukan sesi Foto bersama Dewan Guru setelah kegiatan usai - Foto : dok. Humas KKN Kel. 32

ACEH UTARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (UNIMAL) Kelompok 32 Gampong Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara, melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke SD Negeri 9 Dewantara dengan memanfaatkan media majalah dinding (mading) sebagai sarana membantu pemulihan trauma anak-anak pasca bencana yang melanda wilayah Sumatera, Pada Sabtu (31/01/26).

Kegiatan bertema “Mading Bebas Berekspresi bagi Anak” ini difokuskan untuk memberikan ruang aman dan positif bagi siswa dalam menyalurkan perasaan, pengalaman, serta emosi yang mereka rasakan pasca bencana. Melalui mading, anak-anak didorong untuk mengekspresikan diri dalam bentuk gambar, tulisan singkat, cerita, puisi, maupun pesan-pesan inspiratif sesuai dengan perasaan masing-masing.

Mahasiswa KKN UNIMAL berperan sebagai pendamping dan fasilitator dengan memberikan arahan ringan serta motivasi, sehingga anak-anak dapat berkarya secara bebas tanpa tekanan. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu anak menenangkan emosi, membangun rasa percaya diri, serta memperkuat proses pemulihan psikologis secara bertahap.

Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung. Hasil karya yang dihasilkan pun beragam, penuh warna, dan mencerminkan harapan serta semangat baru anak-anak setelah melewati situasi sulit akibat bencana.

Kepala SD Negeri 9 Dewantara, Nurasmah, S.Pd., mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN UNIMAL. Menurutnya, kegiatan mading bebas berekspresi ini sangat membantu proses pemulihan trauma anak, sekaligus menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar siswa di lingkungan sekolah.

Kegiatan KKN tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurhasanah, S.E., M.Si., Ak. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi nyata dalam mendukung pemulihan sosial dan emosional anak-anak pasca bencana.

Program mading bebas berekspresi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa UNIMAL dalam membantu anak-anak bangkit dari trauma, sekaligus memperkuat peran pendidikan sebagai ruang pemulihan dan harapan di wilayah Dewantara.