mahasiswa (kpm) uin sultanah nahrasiyah lhokseumawe dorong penyusunan program prioritas pembangunan 2026 di musrenbang keubon baro

mahasiswa (kpm) uin sultanah nahrasiyah lhokseumawe dorong penyusunan program prioritas pembangunan 2026 di musrenbang keubon baro
(KPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 43 Di Gampong Keubon Baro, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Gampong (Musrenbang) di Meunasah setempat, Senin (17/11/2025). - Foto : Dok Penulis

Aceh Utara – Gampong Keubon Baro, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Gampong (Musrenbang) di Meunasah setempat, Senin (17/11/2025). Kegiatan tahunan tersebut diselenggarakan untuk menentukan arah pembangunan dan menyusun program prioritas gampong tahun anggaran 2026.

Musrenbang dilaksanakan dengan melibatkan perangkat gampong, tokoh masyarakat, kader PKK, pemuda, pendamping desa, serta mahasiswa Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 43. Forum ini menjadi wadah terbuka bagi masyarakat Keubon Baro untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Pada proses musyawarah, aparatur gampong dan peserta menyampaikan sejumlah usulan pembangunan prioritas, di antaranya pembangunan gedung serbaguna, tempat mondok atau balai pengajian, pemeliharaan lapangan bola, serta penambahan alokasi dana BP. Usulan tersebut dipilih berdasarkan analisis kebutuhan dan dampak manfaat bagi masyarakat.

Ketua Kelompok 43 KPM, Khairul Mahfudh, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam Musrenbang menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa dalam memahami mekanisme pembangunan di tingkat desa.

“Melalui Musrenbang, kami melihat langsung bagaimana masyarakat menentukan arah pembangunan gampong. Ini menjadi pelajaran berharga bagi mahasiswa dalam memahami proses perencanaan partisipatif di tingkat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Geuchik Keubon Baro, Hidayatullah, memberi apresiasi atas kontribusi mahasiswa KPM yang ikut mendukung jalannya kegiatan.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KPM. Mereka berperan dalam dokumentasi, administrasi, serta membantu kelancaran proses musyawarah,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyepakati bahwa 70 persen Dana Desa (DD) tahun 2026 akan difokuskan untuk program prioritas pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan tetap mengacu pada kebijakan nasional dan kebutuhan lokal.

Musrenbang turut dihadiri Camat Simpang Keuramat, perwakilan DPMG Aceh Utara, serta pendamping desa Danrami, yang memberikan arahan terkait mekanisme penggunaan Dana Desa agar tetap sesuai ketentuan.

Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 43 berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari penyusunan laporan, dokumentasi, hingga memberikan pandangan mengenai peningkatan kapasitas masyarakat dan pengelolaan lingkungan.

Melalui Musrenbang ini, masyarakat Keubon Baro berharap pembangunan 2026 dapat berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi kemajuan gampong. []