Dosen dan Mahasiswa PNL Bangun Server Internet serta E-Learning di SMKN 1 Lhoksukon
ACEH UTARA – Tim dosen Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) bersama mahasiswa melaksanakan program pengabdian masyarakat di SMK Negeri 1 Lhoksukon dengan membangun server internet sekolah dan mengembangkan sistem e-learning.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat layanan jaringan sekolah sekaligus mendukung proses belajar mengajar berbasis digital yang kini semakin dibutuhkan di era transformasi pendidikan.
Ketua tim, Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom, Kamis (11/9/25), menjelaskan server yang dibangun menggunakan Linux Ubuntu Server 24.04 LTS. Sistem operasi open source ini dipilih karena keandalannya dalam pengelolaan jaringan. “Server berfungsi sebagai pusat layanan internet sekolah, dilengkapi proxy server Squid untuk mengatur lalu lintas jaringan secara lebih efektif. Situs-situs yang tidak sesuai, termasuk konten pornografi, dapat diblokir sehingga penggunaan internet di sekolah lebih aman, sehat, dan mendukung pembelajaran,” jelasnya.
Selain penguatan jaringan, tim juga menghadirkan platform e-learning yang memberi kemudahan bagi guru dan siswa. Guru dapat mengunggah materi, memberikan tugas, hingga menyelenggarakan ujian secara online. Sementara itu, siswa bisa mengakses materi kapan pun, baik di sekolah maupun di rumah. “Melalui e-learning, siswa dapat belajar sesuai kecepatan dan gaya belajarnya masing-masing. Hal ini mendorong kemandirian sekaligus memperluas kesempatan belajar di luar jam tatap muka,” tambah Arhami.
Kepala SMKN 1 Lhoksukon, Saiful Bahri, S.Pd., MEI, mengapresiasi kontribusi PNL dalam memperkuat layanan digital sekolah. Menurutnya, jaringan internet yang stabil sangat penting, khususnya untuk mendukung administrasi serta pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). “Sistem e-learning juga menjadi sarana inovatif yang membuat guru lebih leluasa menyajikan materi melalui modul digital, video pembelajaran, hingga forum diskusi,” katanya.
Ia berharap kerja sama dengan PNL dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami ingin tetap bermitra dalam berbagai program yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat layanan digital sekolah kami,” ujar Saiful.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, SMKN 1 Lhoksukon diharapkan menjadi salah satu sekolah percontohan dalam penerapan teknologi pembelajaran di Kabupaten Aceh Utara. Infrastruktur digital yang kokoh akan menjadi kunci agar siswa mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memperoleh kualitas pembelajaran yang lebih baik.

