Jebakan Badman Pasca Pelantikan Sayuti Abubakar Sebagai Walikota Lhokseumawe
LHOKSEUMAWE - Beberapa calon pejabat di Kota Lhokseumawe menjadi target penipuan pasca di lantiknya pasangan Dr. Sayuti Abu Bakar, SH., MH - Husaini, SE, sebagai Walikota dan wakil walikota Lhokseumawe kini muncul akun facebook yang mencatut nama Sayuti Abubakar.
Akun yang mengggunkan nama sayuti Abubakar SH dengan 617 pertemanan itu mengirimkan pesan pribadi melalui massanger menyasar para ASN yang sudah layak menduduki jabatan Pratama dan Administrator bahkan akun ini juga menyasar para pejabat yang masih aktif menduduki jabatan saat ini.
Modusnya mengirim pesan lewat messanger pribadi, lalu berlanjut ke pesan WhatsApp yang juga menggunakan foto profil Sayuti dan Istrinya. Pelaku mengaku sebagai Sayuti atau tim Sayuti Abubakar - Husaini, lalu menawarkan jabatan dengan membayar sejumlah uang.
Melalui Ketua Tim penyusun visi misi, Dr. Faisal Matriadi, M. Si., Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menegaskan akun tersebut palsu dan bukan dirinya.
"Jangan sampai terkecoh, dan tertipu, Bapak Walikota dan Walikota Lhokseumawe tidak pernah mendelegasikan wewenang kepada siapapun terkait proses penjaringan jabatan di lingkungan Pemko Lhokseumawe apalagi meminta sejumlah uang" Ungkap Faisal.
Modus penipuan melalui akun facebook
Faisal menjelaskan, sejak awal pasangan Sayuti-Husaini memang hendak mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih (Good Government dan Good Governance). Karena itu rekruitmen para pejabat khususnya pejabat Pratama akan dilakukan secara profesional, sehingga akan terpilih orang-orang terbaik yang akan membantu Walikota dan Wakil Walikota mewujudkan Lhokseumawe menjadi Kota "Smart dan Life able City".
Faisal juga mengingatkan kembali 14 misi Walikota dibawah kepemimpinan Dr. Sayuti yaitu ;
- Smart economy: penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk membangun dan mengembangkan ekonomi masyarakat di Kota Lhokseumawe.
- Smart Environment: Menargetkan pengelolaan lingkungan di Kota Lhokseumawe menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
- Smart Living: Meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Lhokseumawe menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
- Smart Mobility: Menyelesaikan masalah kemacetan dengan menerapkan teknologi smart mobility.
- Smart People: Peningkatan kualitas SDM, masyarakat tidak hanya mampu beradaptasi dengan dunia digital, tetapi juga mampu memberikan kritik dan saran yang dibutuhkan untuk pembangunan Kota Lhokseumawe.
- Smart Government: Perbaikan layanan publik yang ditawarkan oleh pemerintah Kota Lhokseumawe dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
- Quality of Life: Meningkatkan standar dari kualitas kehidupan yang lebih baik.
- Safety and Security: Menjadikan kota dan lingkungan tempat tinggal layak dan nyaman huni (livable) dan bebas dari rasa takut.
- Mobility and Transportation ; Mengupayakan Mobilitas dan transportasi.
- Accebility and Inclusivity ; Mengembangkan Akseptabilitas dan Inklusif.
- Economic Opportunity Base on Industry, Service and Maritime ; Pemerataan Kesempatan Ekonomi yang Lebih Luas di Bidang Industri, Migas, Jasa dan Perikanan.
- Culture and Social Vibrancy ; Mewujudkan Budaya Islami dan Semangat Hidup Warga Kota.
- Green and Suistanability ; Pengembangan Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan.
- Good Governance and Accountability ; Mewujudkan Pemerintahan yang Baik dan Akuntabel.
Selain itu, para pejabat di lingkungan Pemko Lhokseumawe nantinya juga diharapkan mampu memberikan dukungan maksimal terhadap 7 program unggulan yang akan dilaksankan yaitu :
- Percepatan, Pemulihan dan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguata UMKM, Industri dan Peningkatan Investasi serta Peningkatan Pendapatan Asli Daerah,
- Melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Terbuka dan Berorientasi Pelayanan.
- Percepatan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dan Integrasi Jalur Distribusi Barang dan Jasa yang Ekonomis.
- Optimalisasi Potensi Kemaritiman, Pertambangan, Energi Ramah Lingkungan.
- Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Unggul, Berkarakter dengan Nilai Nilai Islami.
- Penguatan Jaringan Pengaman Sosial dan Pengelolaan Kesehatan Masyarakat melalui Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat yang Responsif dan Komprehensif, dan
- Pembinaan Keagamaan, Pelestarian Budaya dan Harmoni Masyarakat.
Dr. Faisal Matriadi, SE., M.Si,
“ Jadi kalo ada pihak-pihak yang mengaku tim pak Wali, Tim ahli atau apapun bentuknya, yang menawarkan jabatan dengan meminta sejumlah uang jangan percaya karena anda sedang di mangsa agar masuk dalam jebakan Badman” pungkas Faisal.



