PBA UNIMAL Gelar Sekolah Darurat di Camp Pengungsian Langkahan Aceh Utara

PBA UNIMAL Gelar Sekolah Darurat di Camp Pengungsian Langkahan Aceh Utara
Relawan PBA Unimal mengajar anak-anak di dalam tenda pengungsian, kawasan Langkahan Aceh Utara - Foto : Ikbal

ACEH UTARA - Posko Bencana Alam Universitas Malikussaleh (PBA UNIMAL) yang terdiri dari kolaborasi sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) melaksanakan program Sekolah Darurat bagi anak-anak terdampak bencana banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Program ini dihadirkan sebagai upaya pemulihan psikososial sekaligus untuk menumbuhkan kembali minat belajar anak-anak pasca bencana.

Kegiatan Sekolah Darurat direncanakan berlangsung 18 Januari hingga mulai 4 Februari 2026 dengan aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan setiap hari oleh relawan PBA UNIMAL di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak banjir.

Pelaksanaan sekolah darurat ini berangkat dari kondisi di lapangan yang menunjukkan penurunan motivasi anak untuk kembali ke sekolah. Pascabanjir, banyak anak mengalami tekanan psikologis berupa trauma dan rasa takut, kehilangan perlengkapan sekolah, serta perubahan lingkungan belajar. Di sisi lain, aktivitas belajar formal yang terhenti dan fokus keluarga pada pemulihan pascabencana turut memengaruhi kesiapan anak untuk kembali bersekolah.

Koordinator PBA UNIMAL, Ahmad Hambali, menyampaikan bahwa sekolah darurat menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk kembali beraktivitas secara normal.

“Kami berupaya menciptakan suasana belajar yang ramah dan menyenangkan agar anak-anak merasa nyaman, pulih secara mental, dan perlahan kembali siap mengikuti kegiatan sekolah formal,” ungkapnya, Sabtu (24/1/26) 

Dalam pelaksanaannya, relawan menghadirkan berbagai kegiatan seperti membaca, menulis, berhitung, menggambar, permainan edukatif, serta pengenalan edukasi kebencanaan yang disesuaikan dengan usia dan kondisi anak. Pendekatan pembelajaran dilakukan secara fleksibel tanpa tekanan, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain.

Program ini terlaksana berkat sinergi lintas UKM Universitas Malikussaleh dengan dukungan masyarakat dan aparatur desa setempat. Selain mendampingi anak-anak, relawan PBA UNIMAL juga terlibat dalam kegiatan pemulihan sosial dan fasilitas umum pascabencana.

PBA UNIMAL menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya pemulihan pascabencana, khususnya pada sektor pendidikan dan perlindungan anak, sebagai bagian dari peran kemanusiaan mahasiswa di tengah masyarakat.[]