Pemko Lhokseumawe Bangun Kerjasama Dengan Enam Perguruan Tinggi di Aceh

Pemko Lhokseumawe Bangun Kerjasama Dengan Enam Perguruan Tinggi di Aceh
Pj. Walikota Lhokseumawe, Dr. Drs. Imran M.Si., MA., Cd., berdiskusi dengan para pimpinan perguruan Tinggi di Ruang kerjanya usai penandatangan MoU - Foto : Ist

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe menjalin kerjasama dengan 6 Perguruan Tinggi di Aceh yaitu Universitas Syiah Kuala (USK), UIN Ar-Raniry, Universitas Malikussaleh, IAIN Lhokseumawe, Politeknik Lhokseumawe dan Universitas Bina Bangsa Lhokseumawe untuk mempertajam arah kebijakan pembangunan Kota Lhokseumawe.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pj. Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran bersama dengan para rektor dan direktur dari perguruan tinggi tersebut di Aula Setdako Lhokseumawe, Senin (13/02/23) kemarin.

Dalam sambutannya, Pj. Walikota Imran mengungkapkan bahwa perguruan tinggi merupakan lembaga yang sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan di suatu daerah. 

Untuk itu, katanya, diperlukan sinergitas guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah.

“Saya berharap dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, Pemko Lhokseumawe dan semua perguruan tinggi yang hadir, benar-benar dapat mengambil peran nyata dan memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan di Kota Lhokseumawe di segala bidang,” kata Imran. 

Imran menambahkan bahwa dengan kapasitas fiskal daerah yang rendah, Pemerintah Kota Lhokseumawe mengalami kesulitan dalam mengembangkan kebijakan-kebijakan daerah apalagi dengan minimnya dukungan berbagai pihak.

“Dengan kolaborasi seperti ini, Insya Allah berbagai persoalan di masyarakat bisa kita lakukan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili perguruan tinggi yang hadir, Rektor Universitas Malikussaleh  Prof. Dr. H. Herman Fithra, ST., MT., IPM., Asean.Eng mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe di bawah pimpinan Dr. Imran.  

Menurutnya kegiatan ini merupakan strategi kolaborasi yang tepat untuk mendorong pembangunan di daerah Lhokseumawe. 

”Ini terobosan yang sangat luar biasa, secara legalitas Alhamdulilah hari ini sudah selesai. Ini merupakan ruang sebenarnya yang kita inginkan sejak lama yaitu kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi sebagai kewajiban kita untuk berkontribusi nyata di masyarakat,” kata Prof. Herman. 

Prof. Herman juga menambahkan bahwa semua dosen di semua perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan tridharma perguruan tinggi setiap semesternya. 

Melalui nota kesepahaman itu menjadi jalan untuk saling bersinergi dalam menghadirkan program-program yang pro terhadap masyarakat dan mendukung serta mengevaluasi agenda kebijakan daerah melalui kajian studi. 

”Kita setiap tahunnya mempersiapkan anggaran untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. 
Kami berharap bentuk kegiatan yang kita laksanakan nantinya berbentuk kolaborasi universitas dan pemerintah misalnya saling mempersiapkan anggaran dan program," ujarnya. 

Jangan berpikir bahwa, ketika melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi harus semuanya harus dibayar.
Kita juga bisa melibatkan mahasiswa agar kolaborasi ini berdampak hasil.

Terakhir Prof. Herman juga menyampaikan bahwa civitas akademika dari perguruan tinggi yang hadir hari ini diminta atau akan tetap membantu agenda kebijakan pembangunan Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Ia juga berharap agar langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe dapat diikuti oleh kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Aceh.

Saya berharap dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, Pemko Lhokseumawe dan semua perguruan tinggi yang hadir, benar-benar dapat mengambil peran nyata dan memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan di Kota Lhokseumawe di segala bidang”

Dua kemudian, Rabu (15/2/23) Dr Imran, kembali menerima kunjungan akademisi dari Al Muslim di ruang kerjanya.

Menurut Imran peran perguruan tinggi sangat penting dalam pembangunan dan kemajuan daerah. Karena itu diperlukan kolaborasi antara Pemerintah Daerah  bersama perguruan tinggi baik itu negeri maupun swasta. 

Karena perguruan tinggi  merupakan lembaga strategis dalam mendorong percepatan pembangunan di suatu daerah. Hal tersebut disampaikan Imran saat pertemuan bersama Rektor Universitas Al-Muslim Bireun diruang kerja Pj Walikota, Rabu (15/2/23).

Lebih lanjut Imran, mengatakan kondisi masyarakat, birokrasi dan pemerintahan serta upaya program yang dilaksanakan dalam rangka memajukan dan mesejehterakan masyarakat Lhokseumawe agar sesuai target butuh adanya kolaborasi bersama perguruan tinggi. 

“ Kemitraan dan kolaborasi harus terwujud dalam bentuk nyata, bukan hanya sekedar penandatanganan MoU diselembar kertas namun harus ditindak lanjut oleh setiap dinas yang ada terutama dukungan dari stakeholder”. Kata Imran.

Tambah Imran, banyak program yang bisa diwujudkan dengan perguruan tinggi salah satunya pengabdian kepada masyarakat dengan melihat potensi daerah juga pembinaan dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sedang digalakkan oleh pemerintah Kota Lhokseumawe.

Sehingga adanya kolaborasi perguruan tinggi dapat mengambil peran dan memberikan kontribusi untuk percepatan pembangunan di Kota Lhokseumawe. Sebut Imran, dengan kapasitas fisikal yang rendah pemerintah mengalami kesulitan dalam mengembangkan kebijakan daerah apalagi minimnya dukungan berbagai pihak.

“Kontribusi perguruan tinggi, pihak swasta, media berkolaborasi secara sempurna dan produktif dengan pemerintah daerah. Dibutuhkan dalam mewujudkan cita-cita membangun Kota Lhokseumawe yang dirasakan oleh masyarakat”. Kata Dr Imran.

Lebih lanjut Imran, menyampaikan Pemerintah. Masyarakat dan Perguruan Tinggi harus mampu membaca sinyal dan jeli melihat perubahan jangan terjebak dan puas pada apa yang ditelah dicapai saat ini. Sehingga tidak mau berinovasi pada hal yang baru.

Sementara itu, Rektor Universitas Al-Muslim Bireun Dr Marwan, menyampaikan apresiasi kepada Pj Walikota Lhokseumawe telah menerima pihaknya. Dengan pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi antara Universitas Al-Muslim dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe yang sudah lama terjalin khususnya dalam program penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Kita siap berkolabrasi dan mendukung upaya kebijakan pemerintah Kota Lhokseumawe sesuai harapan Pj Walikota salah satunya dalam upaya pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi terutama dalam bidang pendidikan dan membina Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  ”. Sebut Rektor Al-Muslim. [Adv]