Penghentian Sementara USAID SEGAR oleh Trump Tak Hambat Roadmap Kakao Aceh 2025-2045
Banda Aceh – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, T Ahmad Dadek, menegaskan bahwa penghentian operasional sementara program USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan menghambat penyusunan Roadmap Kakao Aceh 2025-2045.
Keputusan penghentian ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintahan Trump yang menginstruksikan evaluasi terhadap berbagai program bantuan internasional guna menyesuaikan dengan prinsip “America First”. Kebijakan ini juga disertai dengan ancaman tindakan disipliner terhadap staf USAID yang tidak mematuhinya.
Meskipun demikian, Ahmad Dadek memastikan bahwa program pembangunan sektor kakao di Aceh akan tetap berjalan. Pihaknya sedang menjajaki berbagai peluang kolaborasi dengan mitra lain, baik dari dalam negeri maupun internasional, untuk memastikan kesinambungan proyek tersebut.
"Kami memahami bahwa kebijakan penghentian operasional sementara USAID SEGAR oleh Presiden Donald Trump adalah bagian dari evaluasi global yang dilakukan Pemerintah Amerika," ujar Ahmad Dadek, Selasa (28/1/25).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyusunan Roadmap Kakao Aceh 2025-2045 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani kakao dan menjadikan Aceh sebagai pusat produksi kakao unggulan di Indonesia.
"Kami tidak akan kehilangan momentum ini, bahkan dalam kondisi penuh tantangan," tegasnya.
Bappeda Aceh, kata Ahmad Dadek, tetap berkomitmen untuk melanjutkan program-program pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat. Koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak guna memastikan bahwa agenda pembangunan berjalan sesuai rencana.
"Kami berterima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan dan akan terus mencari solusi terbaik untuk mendukung keberlanjutan program kakao di Aceh," pungkasnya.[]

