Menteri Sosial Lantik 155 ASN PPPK Kemensos di Aceh Utara
Aceh Utara – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), resmi melantik 155 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial (Kemensos) di Kabupaten Aceh Utara, Jumat (3/10/25).
Prosesi tersebut merupakan bagian dari pelantikan serentak se-Indonesia yang dipimpin langsung oleh Gus Ipul melalui metode hybrid. Dari Jakarta, acara pusat berlangsung di Kemensos RI, sementara di Aceh Utara kegiatan digelar secara daring di Aula Setdakab, Landing, Lhoksukon.
Dalam pelantikan nasional ini, tercatat lebih dari 33 ribu pendamping sosial resmi diangkat menjadi ASN PPPK, meliputi Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Khusus di Aceh Utara, jumlah pegawai yang dilantik mencapai 155 orang, dengan rincian 143 pendamping PKH, 9 pendamping Rehsos, dan 3 TKSK. Mereka sebelumnya telah melalui rangkaian seleksi administrasi hingga Computer Assisted Test (CAT) tahap I tahun 2024.
Dalam amanatnya, Menteri Sosial menekankan pentingnya integritas dan pengabdian bagi para pegawai yang baru dilantik.
“Selamat menjadi ASN PPPK. Jalankan tugas dengan hati, penuh profesionalisme, dan hindari segala bentuk penyimpangan, termasuk praktik korupsi,” tegas Gus Ipul, didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.
Hadir dalam acara di Aceh Utara, Plh. Sekda Kabupaten Aceh Utara, Dr. Fauzan S.STP MPA, yang menyampaikan pesan Bupati Ismail A Jalil (Ayahwa) dan Wakil Bupati Tarmizi Panyang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kami ucapkan selamat. Semoga bapak/ibu terus berkolaborasi bersama Dinas Sosial dalam menyukseskan program Kemensos untuk masyarakat,” ujar Fauzan.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Aceh Utara, Iskandar S.STP MSP, juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan, status PPPK adalah hasil perjuangan panjang dan merupakan amanah besar.
“Pendamping PKH adalah mitra strategis pemerintah. Mereka hadir di tengah masyarakat, bekerja tanpa mengenal waktu dan cuaca. Dedikasi inilah yang membuat peran mereka begitu penting,” ungkap Iskandar.
Ia berharap, setelah resmi menjadi ASN PPPK, para pegawai tetap berfokus pada pelayanan masyarakat dengan berpedoman pada tugas pokok dan fungsi masing-masing. [ ]

