Terima Bantuan Wakapolri, Bupati Ayahwa Harap Dukungan Pemulihan Aceh Utara Terus Berlanjut

Terima Bantuan Wakapolri, Bupati Ayahwa Harap Dukungan Pemulihan Aceh Utara Terus Berlanjut
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil saat mendampingi kunjungan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo yang mengantarkan bantuan untuk korban banjir yang didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, Sabtu (27/12/25).- Foto : Dok. Ist

Aceh Utara — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menerima bantuan alat berat, bahan pangan, dan air bersih dari Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo untuk mendukung penanganan korban banjir serta percepatan pemulihan pascabencana.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil di Mapolres Aceh Utara, Sabtu (27/12/25). Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan darurat serta pemulihan infrastruktur yang hingga kini masih terdampak serius akibat banjir besar yang melanda Aceh Utara pada 26 November 2025.

Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Ayahwa mengatakan, dampak banjir dirasakan hampir di seluruh sektor, termasuk fasilitas pemerintahan dan keamanan. Bahkan, sejumlah kantor kepolisian di tingkat kecamatan turut mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.

“Kerusakan yang terjadi sangat besar. Bukan hanya rumah warga dan fasilitas umum, tetapi kantor kepolisian juga ikut terdampak. Kami masih membutuhkan dukungan besar untuk memulihkan Aceh Utara pascabanjir,” ujar Ayahwa.

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih banyak ruas jalan dan permukiman warga yang dipenuhi lumpur dan belum dapat dibersihkan secara maksimal. 

Keterbatasan personel, alat berat, serta sarana pendukung lainnya menjadi kendala utama dalam percepatan pemulihan.

“Masih banyak jalan yang tertutup lumpur dan kampung-kampung yang belum bisa dibersihkan karena keterbatasan personel dan alat berat,” katanya.

Selain penanganan darurat, Ayahwa juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk pembangunan kembali fasilitas umum dan sarana pemerintahan yang rusak, termasuk kantor-kantor Polsek di sejumlah kecamatan terdampak.

Atas bantuan tersebut, Ayahwa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakapolri beserta jajaran Polri yang telah memberikan perhatian khusus kepada Aceh Utara. Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut hingga proses pemulihan berjalan tuntas.

“Terima kasih atas dukungan Pak Wakapolri. Kami berharap Polri terus mendukung Aceh Utara dalam pemulihan pascabanjir. Aceh Utara merupakan daerah dengan kerusakan terparah dan jumlah korban jiwa terbanyak di Sumatra,” tegasnya.

Bantuan alat berat, logistik pangan, dan air bersih tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk membersihkan lumpur, membuka kembali akses jalan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir yang hingga kini masih berada di lokasi pengungsian.[]