UIN SUNA Lhokseumawe Bersihkan Fasilitas MAN 6 Aceh Utara Pascabanjir
ACEH UTARA – Upaya pemulihan fasilitas pendidikan pascabanjir di Aceh Utara terus dilakukan. Sivitas akademika Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe turun langsung membersihkan fasilitas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 6 Aceh Utara, Selasa (30/12/25).
Aksi gotong royong tersebut disambut hangat oleh Plt Kepala MAN 6 Aceh Utara, Rosdiana Yahya, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian dosen dan mahasiswa UIN SUNA.
“Kami tidak mampu membalas kebaikan Bapak, Ibu, dan adik-adik semua. Semoga Allah membalas seluruh amal kebaikan ini,” ujar Rosdiana di sela kegiatan pembersihan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Sekitar 100 relawan yang dikoordinasikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) membersihkan sisa lumpur di ruang kelas dan fasilitas madrasah.
Dekan FUAD UIN SUNA, Dr. Ruhama Wazna, MA, selaku koordinator lapangan, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
“Ini adalah komitmen kami dalam pengabdian masyarakat, sekaligus momentum HAB ke-80 untuk memperkuat peran kampus melalui aksi kolaboratif di lapangan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIN SUNA Lhokseumawe sekaligus Ketua Satgas Bencana, Dr. Said Alwi, M.Pd., menegaskan bahwa keterlibatan kampus dalam pemulihan pascabencana merupakan tanggung jawab sosial institusi pendidikan.
“Pemulihan sarana pendidikan dan ibadah menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas psikologis siswa dan tenaga pendidik. Insyaallah, kegiatan ini akan berlanjut ke lokasi terdampak lainnya,” ujarnya.
Hingga Selasa sore, sebagian besar ruang kelas dan fasilitas umum di MAN 6 Aceh Utara telah berhasil dibersihkan. UIN SUNA Lhokseumawe berkomitmen melanjutkan aksi serupa di wilayah terdampak banjir lainnya sebagai bagian dari dedikasi berkelanjutan kepada masyarakat Aceh Utara.[]

