FKM Pasee Aceh Desak Pemkab Evaluasi Fasilitas dan Layanan RSUD Cut Mutia
Aceh Utara – Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Pasee Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas dan mutu pelayanan di RSUD Cut Mutia.
Mereka menilai kondisi saat ini jauh dari layak dan tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Tuntutan ini mencuat setelah beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan kondisi fasilitas rumah sakit tersebut. Menurut mahasiswa, keadaan itu tidak manusiawi bagi pasien yang sedang menjalani perawatan.
“RSUD Cut Mutia adalah rumah sakit pemerintah, tapi kenapa fasilitasnya terkesan tidak berpihak pada rakyat? Apakah tidak ada perhatian, pemeliharaan, atau perbaikan? Jargon Aceh Utara Bangkit hanya jadi slogan kalau pelayanan masih seperti ini. Pasien disuruh sembuh, tapi kenyamanan tidak diperhatikan. Lalu di mana wujud pembangunan?” tegas Khussyairi,
Presiden FKM Pasee Aceh. Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa RSUD Cut Mutia turun dari tipe B menjadi tipe C. Namun pihak humas rumah sakit membantah isu tersebut dan memastikan status RSUD Cut Mutia tetap tipe B. Meski begitu, FKM Pasee menilai kondisi di lapangan tidak mencerminkan standar rumah sakit tipe B.
“Kalau melihat fasilitas sekarang, lebih pantas disebut tipe C. Apa gunanya status tipe B kalau pelayanan dan kenyamanan pasien tidak terpenuhi? Slogan Aceh Utara Bangkit sebaiknya dicabut saja kalau faktanya begini,” tambah Khussyairi.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Aceh Utara, bahkan menampung pasien dari Lhokseumawe dan sekitarnya, mahasiswa menilai pemerintah daerah harus turun tangan segera. Mereka meminta evaluasi dilakukan agar kualitas layanan meningkat dan hak masyarakat atas kesehatan tidak terabaikan. [ ]

