Putra Aceh, Abdullah Puteh Dilantik sebagai Presidium Majelis Nasional KAHMI
JAKARTA - Putra Aceh yang kini menjabat Wakil Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr. Ir. H. Abdullah Puteh M.Si., resmi dilantik sebagai Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN-KAHMI) untuk masa bakti 2022-2007.
Mantan Gubernur Aceh (2000-2004) itu dilantik bersama delapan presidium lainnya di Gedung Jakarta Convention Centre (JCC) Senin, (27/3/23).
Adapun yang dilantik terdiri dari, Abdullah Puteh, Ahmad Doli Kurniawan, Ahmad Yohan Herman, Saan Mustopa, M. Rifqinizamy Karsayuda, Romo HR Muhammad Syafii, dan Zulfikar Arse Sadikin, semuanya politisi aktif di senayan dan terakhor Sutomo, satu-satunya pengusaha dalam barisan itu.
Abdullah Puteh terpilih sebagai Presidium Majelis Nasional KAHMI mewakili wilayah Sumatra setelah bersaing dengan 37 kandidat lainnya dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke - 11 di Palu Sulawesi Tengah pada 27 November 2022 lalu.
Mantan Kepala Dinas PU Aceh Timur (1974-1979) itu mulai terlibat di HMI saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai kader hingga kemudian dipercaya sabagai Ketua Umum HMI Cabang Bandung (1970-1971).
Purna tugas sebagai ketua HMI Cabang Bandung, Abdullah Puteh mulai berkiprah di tingkat Pengurus Besar (PB) HMI menjabat sebagai Ketua Biro Kaderisasi PB HMI (1971-1973) dan Anggota Majelis Pekerja Kongres PB HMI (1973-1975).
Pengalaman organisasi pria kelahiran 4 Juli 1948 itu sangat mumpuni. Selain di organisasi kemahasiswaan, ia juga mempunyai pengaruh besar di organisasi kepemudaan.
Abdullah Puteh memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Timur pada periode 1974-1978. Pernah juga menjabat Ketua Departemen Wisata Pemuda DPP Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI)
Usai menjabat Ketua KNPI Aceh Timur, setahun kemudian (1979) ia kembali didaulat sebagai Ketua Departemen Koperasi dan Wiraswasta DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan pada tahun yang sama juga dipercaya sebagai Ketua Generasi Muda (Gema) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) DKI Jaya.
Pengalaman politiknya juga tak diragukan karena Abdullah Puteh pernah menjadi anggota MPR/DPR RI (1979-1984).
Kehidupan Abdullah Puteh seakan tak terpisahkan dengan organisasi, purna tugas sebagai anggota Dewan ia langsung terpilih kembali memimpin DPP KNPI sebagai Ketua Umum masa jabatan 1984-1987.
Dikalangan pengusaha Nasional nama Abdullah Puteh juga tak asing, pengaruhnya dalam dunia bisnis Indonesia ditunjukan dengan menjabat Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) pada 1996-1999.
Politisi Senior ini merupakan kader Golkar yang cukup disegani di zamannya, sehingga tak heran jika ia ini pernah pernah dipercaya sebagai Wakil Sekjen Golkar.
Hingga kini Abdullah Puteh belum pensiun karena hingga kini masih dipercaya oleh masyarakat Aceh sebagai anggota DPD RI untuk menyuarakan aspirasi Rakyat Aceh, kemungkinan akan berlanjut hingga dua periode sebagai Senator karena sudah lolos verifikasi faktual tahap II sebagai calon peserta pemilu 2024.
Kabar terakhir, nama Abdullah Puteh juga disebut-sebut masuk dalam bursa calon Gubernur Aceh pada Pemilu 2024 nanti.
Selain memetapkan Presidium MN-KAHMI, dalam Munas yang berlangsung empat hari itu, ditetapkan juga Akbar Tanjung sebagai ketua Dewan Penasehat KAHMI, Yusuf Kalla sebagai ketua Dewan Etik dan Prof Mahfud MD sebagai ketua Dewan Pakar.
" Mohon do'anya, semoga keberadaan saya sebagai Presidium KAHMI, bisa memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya KAHMI Pusat dan Daerah" harap Abdullah puteh. [zulsyarif]

